Kamis, 18 Jun 2026 07:02 WIB

Swasembada Gula Nasional, PG Pesantren Baru Kediri Targetkan Produksi 62.642 Ton

  • Penulis :
  • | Selasa, 13 Agu 2024 08:40 WIB
Kunjungan PT SGN di PG Pesantren Baru Kediri. (Foto: PG Pesantren Baru for jatimnow.com)
Kunjungan PT SGN di PG Pesantren Baru Kediri. (Foto: PG Pesantren Baru for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pabrik Gula Pesantren Baru Kediri, menargetkan produksi gula pada musim giling 2024 mencapai 62.642 ton.

Untuk menyentuh angka tersebut, General Manager PG Pesantren Baru Djarot Rudi Wardoyo mengatakan, perlu penggilingan sebanyak 826.646 ton tebu. Ia pun optimistis target produksi tersebut bisa terealisasi hingga akhir giling nanti, demi mewujudkan swasembada gula nasional.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Saat ini menurut Djarot bahan baku pembuatan gula yakni tebu masih cukup melimpah. Panen juga masih terus berlangsung, baik di Kediri maupun daerah sekitar.

“Sampai hari ini sudah tercapai di atas 50 persen. Kami mohon doa restu semoga semua target ini tercapai dan berkah," kata Djarot di Kediri, Selasa (13/8/2024).

Sebelumnya, Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Dwi Suntoro, didampingi Direktur Operasional PT SGN Dodik Ristiawan, meninjau operasional pabrik PG Pesantren Baru.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Menurut Djarot kunjungan tersebut juga menambah motivasi PG Pesantren Baru dalam mencapai target yang sudah dicanangkan.

Saat ini, PG Pesantren Baru juga tengah memproduksi Gula Kristal Putih (GKP) kualitas premium dengan kemasan 1 kilogram.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Menurut dia, kebijakan membuat kemasan gula premium 1 kilogram itu sebagai bagian dari program perusahaan untuk menembus daya saing di pasar.

"Kita harapkan dengan produksi gula kemasan 1 kilo ini akan menambah daya saing dengan gula swasta," tutupnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.