Kamis, 18 Jun 2026 06:42 WIB

Alasan Bacabup Gus Fawait Gandeng Mantan Birokrat sebagai Bacawabup Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 11 Agu 2024 13:26 WIB
Fawait saat konsolidasi dengan PPP (Foto: Aji for jatimnow.com)
Fawait saat konsolidasi dengan PPP (Foto: Aji for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bakal Calon Bupati (Bacabup) Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait membeberkan tentang alasan memilih Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) dari mantan birokrat, untuk maju di Pilkada Jember.

Kepada sejumlah awak media, usai kegiatan konsolidasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di salah satu hotel, Sabtu (10/8/2024), Gus Fawait menjelaskan alasannya.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Menurutnya, untuk saat ini ada 5 partai politik (parpol) yang memberikan rekomendasi kepada dirinya bersama Djoko Susanto, mantan birokrat Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jember.

Fawait mengakui, memang sering melontarkan tentang dirinya sebagai kader Partai Gerindra akan maju sebagai Bupati Jember dan ini satu-satunya kader parpol yang maju di Jember.

Selain kader partai, Fawait juga menggaungkan yang akan maju Pilkada Jember, juga dari kalangan santri, anak muda, aktivis, petani dan sebagainya.

Namun, ketika memilih calon wakil bupati yang dari pensiunan birokrat, anggota DPRD Jawa Timur ini menegaskan salah satu alasannya.

"Saya sering menyampaikan, belum pernah ada kader partai yang mencalonkan Bupati Jember," katanya.

"Jadi saya tidak pernah ngomong wakil bupati kader partai politik, tapi saya selalu menyampaikan Bupati belum pernah kader parpol yang maju. Sehingga titik tekannya saya adalah bupati, bukan wakil bupati," sambungnya.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

Fawait mengatakan, Djoko Susanto kayaknya berbeda setahun dengan calon Bupati Petahana Hendy Siswanto.

"Usia Pak Djoko kayaknya beda setahun dengan Pak Hendy, sekitar 62 dan 63 tahu, selisih sedikit," sebutnya.

Dikatakannya, dirinya juga melakukan komunikasi dengan parpol-parpol yang mengusungnya.

"Saya sodorkan beberapa nama kepada partai-partai, dan itu ada dari kalangan muda, kalangan senior, kader partai, non partai, mantan birokrat, baik birokrat Jember atau luar jember," terangnya.

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

"Semua sudah kami ajukan kepada parpol, dan itu ternyata muncul satu dan yang dipilih tidak melenceng dari yang saya ajukan. Hingga bagi saya, wakil itu biar menutupi kekurangan saya," ungkap Fawait.

Dia mengaku, mungkin tidak berpengalaman banyak tentang birokrasi dan yang dipilih partai (Djoko) adalah orang berpengalaman birokrasi.

Namun Fawait tidak mejelaskan banyak terkait memilih Djoko Susanto sebagai Cawabup, karena masih ada beberapa partai yang secara resmi memberikan rekomendasinya.

"Saya tidak bisa terlalu panjang ya, karena belum selesai dari partai-partai," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.