Senin, 22 Jun 2026 06:04 WIB

Warga Jember Demo KPK di Jakarta, Minta Kejelasan untuk Gus Fawait

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 09 Agu 2024 19:34 WIB
Demo warga Jember di Kantor KPK Jakarta (Foto: Agus for jatimnow.com)
Demo warga Jember di Kantor KPK Jakarta (Foto: Agus for jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Jember melakukan demontrasi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, menuntut agar memberi rekomendasi terkait bakal calon kepala daerah yang terindikasi korupsi.

"Kami minta kepada KPK kemarin, untuk mengusut salah satu kandidat, dikatakan dan sudah booming di media massa, salah satu kontestan Pilkada Jember yang masuk atau diindikasi kasus Bansos DPRD Provinsi Jawa Timur," kata Koordinator aksi, Agus Maindra Paath, Jumat (9/8/2024).

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Disitu kami tidak mau, untuk calon bupati Jember ini, yang notabene anak muda, pinter, agamais. Kalau itu terjadi seperti di Kabupaten , Garut, begitu dilantik langsung diperiksa KPK dan tidak pulang," sambungnya.

Agus datang bersama puluhan warga untuk menyampaikan aspirasi ini ke KPK di Jakarta, pada Rabu (7/8/2024).

"Kita tidak mau, yang rugi masyarakat, dan Jember sendiri nanti yang rugi jika terjadi seperti Kabupaten Garut," jelasnya.

Dari itu, mewakili masyarakat Jember, ia menyatakan tidak menginginkan kejadian seperti itu.

"Nanti siapa yang menanggung. Apa mau Pilkada lagi, dananya dari mana? Ini harus jelas," tegasnya.

Maka dari itu, dirinya bersama warga lainnya bergerak ke KPK, meminta agar mengusut tuntas kasus bansos di provinsi ini.

"Harus terang benderang. Kalau memang Gus Fawait ini tidak terindikasi sama korupsi, dikasih pernyataan atau rekomendasi oleh KPK. Bahwa Gus Fawait ini bersih, layak untuk dipilih masyarakat Jember," pintanya.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Karena ini ranahnya KPK, maka Agus bersama puluhan warga hanya meminta kejelasan agar informasi ini tidak mengambang atau belum jelas kebenarannya.

"Begitu digantung oleh KPK sekarang, tidak ada surat keputusan oleh KPK, begitu dipilih jadi Bupati Jember dapat satu hari dilantik, tidak pulang," bebernya.

"Ini mengambang, makanya di media massa begitu gencarnya, terang benderang ini, tapi KPK tetap menggantung," imbuhnya.

Dirinya berharap, KPK memberikan kejelasan atau keputusan.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Supaya KPK benar-benar jelas, ini loh layak untuk menjadi pemimpin Jember dan layak dipilih masyarakat," harapnya.

Agus tidak peduli dengan siapapun yang akan mencalonkan diri sebagai bupati Jember atau kepala daerah.

"Saya pribadi ingin sekali pemimpin Jember bersih dan layak. Kalau bibitnya korupsi, trus buahnya seperti apa nanti," tanya Agus.

Warga Kelurahan Tegal Besar menyatakan, aksi di KPK tersebut juga disampaikan surat dan ditujukan kepada pimpinan KPK.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.