Senin, 15 Jun 2026 13:53 WIB

Bubur Suro, Sajian Tradisional yang Hanya Ada di Bulan Muharram

Bubur Suro dengan topingnya yang khas
Bubur Suro dengan topingnya yang khas

jatimnow.com - Bagi kalangan masyarakat di Kabupaten Probolinggo jenang suro merupakan menu tradisional yang disiapkan warga setiap bulan Muhharram atau orang Jawa menyebutnya sebagai bulan Suro.

Dan jenang suro hanya didapat pada bulan tersebut. Setiap bulan Muharram tiba, warga selalu membuat menu ini.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Sebelum bubur suro ini disajikan, warga harus menyiapkan bahan dan bumbu. Mulai dari santan kelapa, beras serta beberapa lauk pauk mulai dari telur, daging ayam hingga kacang kacangan.

Beras yang sudah dipersiapkan tersebut dicampur dengan santan, lalu di panaskan di atas bara api sekitar 1-1,5 jam dengan dicampur air dan garam.

"Bubur suro sudah menjadi tradisi makanan ketika masuk pada bulan Muharram atau bulan suro," kata Sukarmi (51) salah satu warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jum'at (21/9/208).

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Menurutnya, bubur suro tersebut tidak hanya dibuat untuk konsumsi keluarga. Tetapi bubur suro juga diberikan kepada sanak keluarga dan tetangga. "Karena Bulan Suro merupakan bulan mulia dianjurkan memperbanyak sedekah," tegasnya.

Hal senada juga dikatakan, oleh Juhairyah (35) warga Desa Sumberagung, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Bubur suro memang menjadi menu rutin warga setiap satu tahun sekali.

"Jenang suro tidak hanya disukai orang dewasa. Namun kalangan anak-anak juga banyak menikmati lezatnya menu makan ini," ujarnya.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

Tak hanya itu saja, Juhairyah menilai bubur suro dipercayai sebagai wujud rasa syukur untuk bisa berbagi dengan sesama. "Agar diberikan keselamatan dan dijauhkan dari mara bahaya," harapnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.