Sabtu, 20 Jun 2026 15:42 WIB

Hindari Jalan Ini jika Masuk Surabaya, Pengaspalan Dikebut Mulai Nanti Malam

Ilustrasi pengaspalan di Surabaya (dok.jatimnow.com)
Ilustrasi pengaspalan di Surabaya (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal melakukan pengaspalan untuk seluruh ruas jalan raya di Kota Pahlawan. Hal ini dianggap perlu dilakukan lantaran selama 20 tahun terakhir, perbaikan jalan hanya dilakukan dengan metode tambal sulam.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, pengaspalan secara keseluruhan ini bakal dimulai dari pintu masuk Surabaya. Tepatnya di ruas Jalan Ahmad Yani hingga jantung kota di Jalan Indrapura. Rencananya, pengerjaannya akan mulai dilakukan malam ini.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Dari semua yang sudah kita tambal sulam, kita akan lakukan pengaspalan secara keseluruhan. Mulai dari pintu masuk Surabaya, di Ahmad Yani sampai di Indrapura kantor pos. Insyaallah mulai nanti malam atau besok, sudah mulai kita kerjakan," kata Eri saat melakukan peninjauan di ruas Jalan Ahmad Yani, Selasa (6/8/2024).

Setelah dari Indrapura, Eri melanjutkan, pengaspalan akan berlanjut lagi ke arah Jalan Pahlawan, Kramat Gantung, melintasi depan Gedung Negara Grahadi, Panglima Sudirman hingga kembali ke Ahmad Yani. Selain itu, pengaspalan juga akan menyentuh Jalan Wonokromo. Kemudian Jalan Kertajaya hingga ke arah ITS.

Eri menyampaikan, perbaikan jalan tidak bisa dilakukan hanya dengan tambal sulam saja. Hal ini yang kemudian menjadi pemantik pemkot untuk melakukan pengaspalan secara utuh dari ujung ke ujung. Sebab, jika tidak demikian maka jalan yang dihasilkan akan bergelombang dan tidak rata.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Sudah hampir 20 tahun kita mengerjakannya tambal sulam. Jadi kita tidak bisa mengerjakan aspal seperti itu. Ngerjain harus mulai wilayah ini lalu ini, sehingga itu bisa mengurangi kemacetan satu, lalu jalannya halus. Itu yg kita lakukan. Jadi jangan di sini dikerjakan, lalu ada lokasi lain. Akhirnya gak rata. Harus per wilayah," tuturnya.

Terkait kewenangan pengelolaan jalan yang masuk ranah nasional, Eri mengatakan, kalau dia sudah berdiskusi dan meminta ijin terkait hal tersebut. Dari komunikasi itu, menurut dia akhirnya ada pembagian tugas untuk melakukan pengaspalan antara pemerintah kota dan pemerintah pusat.

"Jadi saya minta ijin untuk mengaspal. Alhamdulilah, dari diskusi itu, pemerintah pusat nanti ngaspalnya yang ada di Wiyung mulai traffic light sampai Unesa. Itu APBN. Wiyung sama Panjang jiwo. Jadi semuanya itu terkait komunikasi," ujarnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Lebih jauh, dia juga menyampaikan kalau pemkot juga sudah menerjunkan dinasnya untuk menyosialisasikan pada warga setiap akan memulai pengerjaan pengaspalan ini. Tujuannya, adalah agar warga bisa mengantisipasi untuk tidak melintas di area pengerjaan itu.

"Ketika warga tahu, maka warga bisa mencari alternatif lain. Saya juga minta di setiap titik itu disampaikan ke warga kalau harus menutup jalan mulai dari jam 10 malam sampai jam 4 pagi. Kalau hanya dibuka setengah, selesainya malah tambah lama. Maka dari itu ditutup, sampai jam 4 pagi bisa dilewati. Nanti insyaallah sampai 2026-2027, itu se-Surabaya sudah diaspal semua," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.