Jumat, 12 Jun 2026 03:15 WIB

BPBD Ponorogo Catat 6 Kali Hutan Terbakar dalam Juni-Juli 2024

Hutan terbakar di Ponorogo. (Foto: Ahmad fauzani/jatimnow.com)
Hutan terbakar di Ponorogo. (Foto: Ahmad fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat terjadi 6 kali kebakaran hutan dan lahan, selama kurun waktu 2 bulan, yaitu Juni sampai Juli 2024. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Ponorogo.

“Jadi tidak hanya kecamatan bagian utara saja, selatan saja, timur maupun barat saja. Tetapi menyebar,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, pada Jumat (2/8/2024).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Masun menjelaskan bahwa musim kemarau selalu diikuti oleh kebakaran hutan dan lahan. BPBD Ponorogo telah menyatakan siaga sejak 1 Juni 2024.

“Total ada 6 hektar hutan yang terbakar,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) ini.

Rinciannya, kebakaran pertama terjadi pada Senin, 17 Juni 2024, di Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Badegan.

“Untuk Karhutla ini luasannya masih dalam perhitungan,” jelas Masun.

Kemudian, pada Sabtu, 22 Juni 2024, Karhutla terjadi di Gunung Mangge, Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo, dengan luas lahan terbakar mencapai 1 hektar.

Pada Jumat, 19 Juli 2024, kebakaran terjadi di Desa Duri, Kecamatan Slahung, membakar lahan seluas 2 hektar.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Selanjutnya, pada Rabu, 26 Juli 2024, terjadi dua kejadian Karhutla di Ponorogo. Pertama, di Desa Tugurejo, Kecamatan Sawoo, dan kedua di Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon. Luas lahan terbakar di Desa Karanglo Kidul masih diperhitungkan

Terakhir, pada 31 Juli 2024, kebakaran terjadi di Desa Badegan, Kecamatan Badegan, dengan luas lahan terbakar mencapai 1 hektar.

“Selama masa siaga darurat kekeringan dan Karhutla, total ada 6 kejadian yang rata-rata membakar hutan,” terang Masun, ketika ditemui.

Masun menambahkan bahwa kebakaran hutan dan lahan sering terjadi di pinggir jalan raya, mengindikasikan adanya unsur kelalaian, seperti penyebabnya puntung rokok.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

"Seperti di Kecamatan Badegan, di pinggir jalan raya,” tambahnya.

Masun berharap masyarakat lebih peduli dan berhati-hati agar tidak terjadi kebakaran yang merembet ke rumah warga.

“Hanya di Kecamatan Sawoo kemarin nyaris mendekati, kurang lebih 100 meter dari rumah warga,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.