Minggu, 21 Jun 2026 09:29 WIB

Pelajar SMA di Jember Lari 5 Km Tiap Hari Menuju Titik Penjemputan Mobil Sekolah

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 31 Jul 2024 14:53 WIB
Alif Fathurrohman berlari ke titik penjemputan mobil sekolah. (Foto: Dhika for jatimnow.com)
Alif Fathurrohman berlari ke titik penjemputan mobil sekolah. (Foto: Dhika for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pelajar SMA Kartika IV-2 Jember setiap pagi hari harus berlari sejauh 5 kilometer menuju titik penjemputan mobil sekolah.

Pelajar tersebut bernama Alif Fathurrohman yang tinggal di Lingkungan Cupu, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Untuk berada di titik penjemputan, pelajar kelas XI itu harus berangkat dari rumahnya pukul 05.10 WIB. Karena jika sampai telat, maka Alif akan tertinggal mobil jemputan.

Rumah yang jauh dari jalan raya itu, membuat Alif dituntut untuk berlari setiap berangkat sekolah melewati jalanan yang berkelok serta banyak tanjakan.

Untuk berlari itu, Alif tidak menggunakan seragam sekolah. Tapi berpakaian biasa dan bersepatu.Tapi bila sampai di sekolah, Alif langsung menuju ke toilet untuk mandi dan berganti seragam sekolah.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Berangkat dari rumah pukul 05.10 WIB menuju ke titik penjemputan di Patrang. Saya berlari karena sepeda rusak saat masuk SMA," kata Alif.

Sementara, Kepala SMA Kartika IV-2 Jember, Iwan Abdillah saat dikonfirmasi, Rabu (31/7/2024) menyampaikan, Alif merupakan siswa yatim piatu dan tidak mampu. Sekarang dia tinggal bersama neneknya.

Sebetulnya sejak lulus SMP dia mau kerja, tapi dimotivasi oleh dirinya untuk melanjutkan ke SMA Kartika IV-2.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Sekolah sempat menyediakan sepeda untuk Alif beberapa bulan lalu, namun karena rusak maka harus berlari. Meskipun kondisi demikian, dia tidak patah semangat dan tidak pernah terlambat ke sekolah.

"Selain disiplin dalam hal akademik, dia juga aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Jika sudah lulus, pelajar tersebut bercita-cita menjadi TNI," pungkas Iwan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.