Sabtu, 20 Jun 2026 03:50 WIB

Klarifikasi KPU Bangkalan terkait Gaji 2.855 Pantarlih Belum Cair

Komisioner KPU Bangkalan, Bahiruddin. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Komisioner KPU Bangkalan, Bahiruddin. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Terlambatnya pencairan gaji 2.855 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Bangkalan hingga ini belum selesai. Terbaru, KPU Bangkalan memberikan penjelasan terkait penyebab keterlambatan itu.

Komisioner KPU Bangkalan, Bahiruddin mengatakan keterlambatan pencairan gaji Pantarlih diakibatkan adanya perubahan data penerima gaji.

Baca Juga: Dampak Efisiensi Anggaran, 6 Mobil Dinas KPUD Bangkalan Ditarik

Ia mengaku, sejumlah PPS mengajukan perubahan data Pantarlih karena beberapa alasan.

"Ada yang saat melaksanakan tugas itu petugasnya merantau sehingga digantikan oleh petugas lain. Akibatnya kami juga harus melakukan perubahan SK," ujarnya, Selasa (30/7/2024).

Ia juga mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan perubahan tersebut sehingga bisa diterbitkan buku tabungan penerima gaji. Ditargetkan, permasalah itu akan rampung dalam pekan ini.

Baca Juga: KPU Umumkan Penetapan Pasangan Lukman - Fauzan Pemenang Pilbup Bangkalan

"Kami harus mengubah SK setelah itu pihak bank akan menerbitkan buku tabungan. Untuk dananya sudah ada hanya menunggu proses rampung," imbuhnya.

Ia mengaku, nantinya setelah proses rampung maka buku tabungan akan dibagikan ke semua Pantarlih di Bangkalan.

Sebelumnya, anggota PPS Keleyan Kecamatan Socah, Muhalli memprotes lambatnya pencairan gaji Pantarlih. Ia mengaku banyak Pantarlih mengeluh.

Baca Juga: Diduga Terjadi Kecurangan di 3 TPS, Bawaslu Bangkalan Rekom Dilakukan PSU

"Banyak yang ngeluh ke saya karena kan masa kerjanya sudah habis tapi gajinya belum diterima. Padahal di kabupaten lain sudah diberikan semua," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.