Kamis, 18 Jun 2026 09:06 WIB

Polisi Periksa Psikologi Korban Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Probolinggo

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Selasa, 30 Jul 2024 15:17 WIB
Ilustrasi. (dok jatimnow.com)
Ilustrasi. (dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru ngaji terhadap santrinya yang masih berusia 9 tahun di Asembagus, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Probolinggo, Iptu Aris Santoso mengatakan, pihaknya berencana melakukan pemeriksaan psikologi kepada korban pada hari ini, Selasa (30/7/2024) jam 15.00 WIB.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Rencananya, nanti sore akan kita lakukan pemeriksaan psikologi pada korban," kata Iptu Aris pada jatimnow.com.

Hasil pemeriksaan psikologi tersebut, lanjut Aris, sekaligus untuk melengkapi alat bukti kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru ngaji. Sebab hingga hari ini, hasil visum korban masih belum keluar.

"Kita lengkapi alat bukti. Sementara hanya keterangan dari saksi-saksi. Setelah hasil visum dan hasil pemeriksaan psikologi keluar, akan kita lakukan tindakan lebih lanjut," ujarnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Sebelumnya, seorang anak berusia sembilan tahun di Desa Asembagus, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Diduga penjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh S, seorang guru ngaji asal desa setempat.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui pada tanggal 19 Juni 2024 saat korban menolak untuk berangkat mengaji.

"Si anak ini ngomong ke orangtuanya menolak ngaji ke tempat itu, karena takut dibegitukan (dicabuli) lagi sama guru ngajinya," kata Iptu Aris.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Mengetahui hal tersebut, pada tanggal 21 Juli 2024, orangtuanya melaporkan perilaku keji guru ngaji itu ke Polres Probolinggo.

"Menurut keterangannya, perbuatan itu terakhir dilakukan pada 18 Juli," ucapnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.