Kamis, 18 Jun 2026 10:04 WIB

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Soroti Nasib Ribuan Honorer yang Terkatung-katung

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo H Dhamroni Chudlori MSi. (Foto: Dhamroni for jatimnow.com)
Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo H Dhamroni Chudlori MSi. (Foto: Dhamroni for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan pegawai honorer di Pemkab Sidoarjo masih terkatung-katung nasibnya. Di tengah kondisi ini dikabarkan akan ada rekrutmen 1,2 jutaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan calon pegawai negeri sipil (PNS) secara nasional.

Hal ini pun mendapat sorotan DPRD Sidoarjo. Diharapkan ada skema khusus untuk honorer karena pengabdian mereka perlu dihargai secara layak oleh Pemkab Sidoarjo.

Baca Juga: DPRD Jember Soroti Rendahnya Gaji PPPK Nakes, Ancam Evaluasi Kadinkes

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo H Dhamroni Chudlori MSi menyampaikan bahwa nasib para pegawai honorer itu harus diperjuangkan dan wajib diberikan terobosan karena pengabdian yang sudah lama di berbagai instansi.

"Ada yang sampai belasan tahun. Tapi, nasib belum juga jelas. Mereka semua adalah tulang punggung keluarga. Masing-masing punya istri dan anak yang wajib dihidupi," ucap legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo tersebut, Senin (29/7/2024).

Ia mengungkap ada sekitar 2.500-an tenaga honorer di berbagai instansi Pemkab Sidoarjo. Rinciannya Dinas Perhubungan ada 273 orang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan 711 orang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan 192 orang, serta Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air 198 orang.

Selain itu, di Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo ada 102 tenaga honorer. Dinas Sosial 176 orang, Satpol PP 239 orang.

"Yang lebih banyak lagi ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekitar 2.100 orang. Mungkin masih ada lagi di organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya,” jelasnya.

Ditambahkan, ribuan pegawai honorer justru cemas dan waswas, karena mereka tidak mungkin lagi memenuhi persyaratan untuk mendaftar. Selain karena latar belakang pendidikan, banyak yang terkendala faktor usia. Formasinya pun tidak ada.

Baca Juga: Bupati Jember Jamin Tak Ada Pemutusan Hubungan Kerja PPPK

Ribuan pegawai honorer itu telah menyampaikan keresahan kepada Komisi A DPRD Sidoarjo.

Dhamroni mengatakan akan berusaha membantu ratusan tenaga honorer di berbagai instansi seperti honorer Dinas Perhubungan (Dishub), para penjaga sekolah di 18 kecamatan se-Sidoarjo. Juga ratusan anggota Satpol PP Sidoarjo dan petugas trantib di kecamatan-kecamatan.

"Bagian Organisasi Pemkab Sidoarjo pernah menyampaikan bahwa pada 2024 ini ada lowongan formasi PPPK/CPNS. Total ada 1.165 formasi PPPK/CPNS. Masing-masing 400 tenaga kesehatan, 400 tenaga pendidikan, dan 365 tenaga untuk disebar di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD)," ujarnya.

Dhamroni juga mengungkapkan seorang honorer Dishub telah menyampaikan jangan hanya nasib anggota Satpol PP dan penjaga sekolah saja yang diperjuangkan. Namun tenaga honorer Dishub juga ingin diperjuangkan.

Baca Juga: Gaji ke 13 ASN dan THR PPPK Pemkot Surabaya Cair Minggu Depan

Sementara jumlah tenaga honorer bidang pengendalian dan operasional (dalops) di Dishub Sidoarjo mencapai 68 orang. Sebagian besar laki-laki. Sekitar 10 orang perempuan. Selain mereka, ada lagi 92 tenaga penjaga pintu lintasan kereta api mempunyai status yang belum jelas hingga sekarang.

"Saya berharap ada kebijakan di tingkat Pemkab Sidoarjo dan pemerintah daerah menghargai jasa-jasa pegawai honorer Sidoarjo dengan turut memperjuangkan nasib mereka," pungkas Dhamroni.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.