Kamis, 18 Jun 2026 01:36 WIB

5 Alasan Demokrat Dukung Gus Fawait jadi Bacabup Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 29 Jul 2024 12:05 WIB
Konsolidasi DPC Partai Demokrat Jember dukung Gus Fawait. (Foto: Khus for jatimnow.com)
Konsolidasi DPC Partai Demokrat Jember dukung Gus Fawait. (Foto: Khus for jatimnow.com)

jatimnow.com - Partai Demokrat mendukung Muhammad Fawait di Pilkada Jember. Demokrat menjadi partai non-parlemen ke-7 yang memberi dukungan pada politisi Gerindra tersebut.

Dukungan untuk Gus Fawait dideklarasikan Plt Ketua DPC Partai Demokrat Jember Mahathir Muhammad, di Hotel Luminor, Minggu (28/7/2024) malam.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Sedikitnya ada 5 alasan Demokrat yakin mendukung Gus Fawait menjadi bakal calon bupati (Bacabup) Jember.

"Gus Fawait adalah sosok yang menjawab kebutuhan Jember. Ini alasan paling utama. Beliau adalah sosok pemimpin yang komplit, baik dari segi usia, kemampuan sosial-politik, hingga latar belakang akademik,” ungkap Mahathir, Senin (29/7/2024).

1. Pemimpin Muda Berprestasi
Gus Fawait, yang berusia 36 tahun, menjadi pilihan utama Demokrat karena karakteristiknya yang sejalan dengan visi partai yang menempatkan anak muda di garis depan pembangunan nasional.

“Kami punya Ketua Umum Mas AHY yang masih muda, Mas Emil Dardak juga muda, dan sekarang Gus Fawait yang merupakan calon Bupati termuda,” tambah Mahathir.

2. Keunggulan Sosial Politik dan Akademik
Selain usianya yang muda, Gus Fawait juga dikenal unggul dalam hal sosial-politik. Ia merupakan caleg dengan perolehan suara tertinggi, yang menunjukkan dukungan kuat dari masyarakat.

“Modal sosial politik yang besar ini menjadi keunggulan tersendiri bagi Gus Fawait dibandingkan calon lainnya,” jelas Mahathir.

Di bidang akademik, Gus Fawait tidak kalah bersinar. Ia telah meraih gelar S1, S2, dan S3 dari perguruan tinggi ternama di Indonesia.

“Keunggulan akademik ini menunjukkan kemampuan intelektualnya yang tinggi, yang sangat dibutuhkan untuk memimpin Jember,” kata Mahathir.

3. Representasi Masyarakat Jember
Gus Fawait juga dipandang sebagai representasi masyarakat Jember yang sederhana dan bersahaja.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

“Kita butuh pemimpin yang bisa membangun Jember dengan rasa, yang tidak jauh dari potret masyarakatnya yang masih bergelut dengan kemiskinan dan stunting,” tambah Mahathir.

4. Solusi untuk Konflik Politik dan Sosial
Mahathir menyoroti bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, Jember kerap mengalami konflik antara Bupati dan elemen masyarakat.

“Dengan latar belakang sebagai aktivis mahasiswa dan pesantren, Gus Fawait mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

5. Harapan Baru untuk Jember
Menurut Mahathir, Gus Fawait memiliki visi dan kebijakan progresif yang dibutuhkan Jember, terutama dalam menangani masalah kemiskinan, pengangguran, dan stunting.

“Untuk mengatasi tiga masalah utama ini, kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Diperlukan kebijakan yang inovatif dan kolaboratif. Saya yakin Gus Fawait mampu melakukan lompatan besar yang dibutuhkan Jember,” tuturnya.

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

Mahathir juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap Bupati Jember saat ini, yang dianggap tidak memenuhi komitmen terhadap Partai Demokrat yang mengusungnya pada Pilkada 2020.

“Partai pendukung utamanya dalam Pilkada 2020, bahkan Partai Demokrat yang dipimpin oleh anak menantunya malah menjadi nol kursi dari sebelumnya memiliki 2 kursi,” kata Mahathir dengan nada kecewa.

Dengan dukungan penuh dari Partai Demokrat, Gus Fawait diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Jember dan menjawab tantangan yang dihadapi daerah ini.

Sebelumnya 6 partai non-parlemen Jember mendeklarasikan dukungan pada Gus Fawait di Hotel Java Lotus, Jember, pada Sabtu 8 Juni 2024 lalu. Keenam partai itu Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Hanura, Partai Buruh, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.