Minggu, 21 Jun 2026 03:28 WIB

Ditunjuk Jadi Korwil Surabaya, Risma Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin

Wali Kota Risma saat di ruang kerjanya, Kamis (20/9/2018).
Wali Kota Risma saat di ruang kerjanya, Kamis (20/9/2018).

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ditunjuk sebagai koordinator wilayah (korwil) Surabaya pada Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jatim yang telah diumumkan pada Rabu (19/9/2018) kemarin. Mendengar hal ini, Risma mengaku kaget dengan keputusan itu.

"Loh iya ta, Saya baru tahu dari kalian ini. Saya belum mendapatkan pemberitahuan dari partai," ujar Risma ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/9/2018).

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Namun, ia mengaku siap menjadi koordinator wilayah tim kampanye daerah Surabaya meski dirinya belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi. Ia akan segera mengatur strategi untuk meraup suara bagi Jokowi-Ma'aruf Amin.

"Artinya ya saya siap. Kalau diminta jadi jurkam ya sudah tak kasih datanya, ya KTP, kalau yang ini saya baru tahu. Kalau Surabaya memang aku ya siap diperintah jalan," katanya.

Ia menuturkan, ketika menjalani tugasnya sebagai juru kampanye, Risma memanfaatkan di luar hari kerjanya. Pilihannya dengan memanfaatkan hari libur atau mengambil cuti libur.

Biasanya, ia melakukan kampanye pada hari Sabtu dan Minggu. Meskipun tidak perlu izin, tapi dia tetap mengajukan surat izin untuk melakukan kampanye itu.

"Tapi aku meskipun minggu tetap minta izin. Meskipun sebenarnya gak perlu izin tapi aku tetap minta izin," terangnya.

Ia memaparkan bahwa sebenarnya ia memiliki segudang agenda ke luar negeri pasca terpilihnya dia sebagai presiden UCLG. Saat terpilih menjadi Jurkam, ia tidak akan mengesampingkan tugasnya sebagai Wali Kota serta Jurkam.

"Ini undangannya kan jauh sebelum itu (pengumuman menjadi Jurkam). Melekat tugasku sebagai wali kota kan. Makanya biasanya aku (kampanye) Sabtu-Minggu," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Risma mengaku sudah memiliki gambaran kampanye yang akan dilakukan di Surabaya. Namun, ia masih merahasiakan segala teknis yang akan dilakukan itu.

Namun, ia memastikan kampanye kali ini akan berbeda dibanding 5 tahun lalu saat ia juga menjadi jurkam pasangan Jokowi-JK.

Sebelumnya, Risma telah menjadi garda depan kampanye atau bisa disebut sebagai grade A. Untuk tahun ini, ia mengaku belum mengetahui di grade mana kah ia akan bertindak menjual sosok dan program Jokowi-Ma'ruf.

"Kiat-kiatnya rahasia, pasti bedalah dari tahun lalu, memang harus beda yang dijual, nanti lihat saja. Nanti kalau ada surat perintah, sekarang belum, nanti pasti ada surat aku kampanye apa-apa. Terus dikumpulkan, kalau aku jadi koordinator di sini kan," tandasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.