Senin, 22 Jun 2026 06:10 WIB

Longsor Terjadi di Ngawi Timbun Persawahan

Tanah longsor Terjang persawahan di Jogorogo Ngawi, Rabu (19/8/2018)/Istimewa.
Tanah longsor Terjang persawahan di Jogorogo Ngawi, Rabu (19/8/2018)/Istimewa.

jatimnow.com - Bencana tanah longsor melanda Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Rabu (19/9/2018) malam.

Padahal, sebelum longsor terjadi, tidak terjadi hujan atau angin berkecepatan tinggi.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Walaupun tidak ada korban jiwa, longsor itu menyebabkan, setidaknya 0,5 hektar sawah milik warga tertimbun longsor.

Selain itu, puluhan hektar sawah lainnya terancam tidak bisa digarap.

Kapolsek Jogorogo, AKP Budi Cahyono, menjelaskan, dia, baru mendapat laporan longsor, Rabu (19/8/2018) malam.

"Kemarin baru saya dapat laporan. Pagi ini saya baru cek," katanya, Kamis (20/9/2018).

AKP Budi Cahyono mengatakan, dari pengakuan salah satu saksi bernama Parmin, diketahui saat sawahnya tertimbun longsor, dia mendengar suara gemuruh dari dalam tanah.

Selain itu, beberapa pohon durian juga bergerak seperti mau roboh.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Parmin pun lari menjauh. Karena merasa akan ada longsor," tambah AKP Budi Cahyono.

Langkah petani tersebut, menurut AKP Budi Cahyono tepat, karena tak lama ketika Parmin kabur, longsor terjadi.

Hasil pantauan jatimnow.com, lokasi tanah longsor mempunyai kemiringan tanah sekitar 20 derajat.

Selain itu, kondisi tanah yang labil dan sering dialiri air untuk irigasi tanaman padi menjadi penyebab longsor.

Baca Juga: Taman Zakat dan YBM PLN Atasi Krisis Air di Ngawi dengan Sumur Bor

"Itu menyebabkan tanah erosi dan longsor. Total persawahan yang tertimbun longsor kurang lebih 50 are atau 0,5 hektar," katanya.

Persawahan tersebut tertimbun material longsor, yakni berupa pepohonan dan tanah.

"Total kerugian Rp 5 juta," pungkasnya.

Adapun pemilik lahan persawahan yang longsor sbb :
1. Bpk Parmin,61 th, Tani, Rt. 4/2, Dsn. Manyul. luas lahan yg tertimbun longsor 20 are
2. Bpk Suwandi,57 th, tani, Rt. 3/2 Dsn. Manyul, luas lahan yg tertimbun longsor 20 are
3. Bpk Sujak,72 th, Pensiunan,  Rt. 5/2, Dsn. Manyul. luas lahan yg tertimbun longsor 10 are. 
 
Editor : Edwin Fajerial
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.