Sabtu, 20 Jun 2026 00:42 WIB

Pemalak Sopir Truk di Bangkalan Diringkus Polisi, Beraksi sejak 2018

Tersangka pemalakan Moh Nafar diamankan polisi. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Tersangka pemalakan Moh Nafar diamankan polisi. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemalakan yang dilakukan oleh Moh Nafar (44) warga Desa Morombuh Kecamatan Kwanyar, Bangkalan berakhir. Nafar sudah biasa beraksi di Jalan Raya Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, sejak 2018.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan aksi itu terungkap usai korban melapor ke polisi.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

"Korban hendak lewat namun dicegat oleh pelaku," ujarnya, Kamis (18/7/2024).

Modusnya, pelaku semula berpura-pura akan mengawal korban yang melintas. Pelaku lalu meminta uang pada korban sebagai biaya pengawalan sebanyak Rp500 ribu. Namun sopir truk air mineral itu hanya bisa memberikan uang Rp50 ribu.

Kesal permintaannya tak dituruti, pelaku marah-marah hingga menodongkan pisau lipat dan merampas ponsel korban. Setelah berhasil merampas ponsel, pelaku pergi meninggalkan korban dan truk tersebut.

"Lalu korban melapor ke kami dan petugas langsung melakukan penyelidikan," imbuhnya.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Sepasang Kekasih di Rumah Kos Bangkalan Terungkap

Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku telah beraksi sejak tahun 2018 hingga tahun ini. Aksi pelaku juga kerap meresahkan para sopir saat melintas di jalan tersebut.

"Dari pengakuan pelaku, memang kerap beraksi di jalan tersebut. Modusnya untuk pengawalan. Jadi korban dimintai uang ratusan ribu," pungkasnya.

Aksi pemalakan tersebut juga memakan banyak korban. Bahkan salah satu korban sempat merekam aksi pemalakan tersebut.

Baca Juga: Antisipasi 3C dan Balap Liar, Polres Bangkalan Gencarkan Patroli

Akibat kejadian itu pelaku dituntut pasal 365 KUHP ayat (1) tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.