Rabu, 10 Jun 2026 08:58 WIB

Warga Jember Rasakan Manfaat Program J-Keren

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 18 Jul 2024 12:17 WIB
Ahmad Jaelani, keluarga pasien J-Keren saat ditemui di RSD dr Soebandi (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ahmad Jaelani, keluarga pasien J-Keren saat ditemui di RSD dr Soebandi (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Program Jember Pasti Keren (JPK) atau J-Keren Pemerintah Kabupaten Jember sangat dirasakan masyarakat. Keluarga pasien tidak perlu harus membayar jutaan rupiah hingga puluhan juta untuk perawatan kesehatan.

Seperti yang dirasakan Ahmad Jaelani warga asal Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Ia mendampingi bibinya untuk menjalani perawatan dan pengobatan di RSD dr Soebandi.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Pengalaman saya tentang J-Keren ini sangat membantu bagi saya, ternyata memang benar-benar (dilaksanakan)," katanya, Kamis (18/7/2024).

"Setelah bude (bibi) saya dinyatakan pulang, keluar dari ruang rawat ini dan mengurus administrasi tidak dikenakan biaya apapun. Baik biaya rawat inap, darah dan sebagainya," sambungnya.

Seandainya tidak ada program J-Keren Pemkab Jember, dengan sangat terpaksa keluarganya harus menanggung beban biaya. Sedangkan kartu berobat seperti BPJS Kesehatan tidak memiliki.

"Pastinya saya tidak tahu, cuma kalau saya hitung pribadi darahnya saja habis 7 kantong. Bayangkan, 1 kantong kemarin infonya 500 ribu lebih sudah. Tinggal dikalikan sudah, biaya kamarnya, sama obat. Bisa hampir habis 5 juta lebih," urainya.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Jaelani mengaku, mengetahui program J-Keren pengobatan gratis dengan hanya syarat KTP Jember diketahui saat berobat ke Puskesmas.

"Saya diberitahu jika ada program J-Keren dari Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bupati Hendy, terkait pengobatan gratis," ucap dia.

Namun menurutnya, program J-Keren sangat membantu, namun saat pengurusannya memerlukan waktu yang cukup lumayan lama.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

"Kalau kendala tidak ada, hanya pengurusan berkas lama. Kalau J-Keren dikatakan membantu bagi saya dan keluarga, program ini membantu," ungkapnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.