Senin, 22 Jun 2026 06:59 WIB

Kisah Aisyah, Satu-satunya Siswa Baru di SDN 2 Nglumpang Ponorogo

Aisyahbirin saat belajat didampingi guru SDN 2 Nglumpang. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Aisyahbirin saat belajat didampingi guru SDN 2 Nglumpang. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kisah tentang tahun ajaran baru 2024/2025 di Ponorogo menyisakan keprihatinan. SDN 2 Nglumpang Ponorogo tahun ini hanya mendapat 1 siswa baru, namanya Aisyahbirin.

Saat bel tanda masuk sekolah berbunyi, Aisyah bersama siswa lainnya yang berbaju putih-merah masuk ke kelas masing-masing. Meski sendirian di kelas I, Aisyahbirin tetap memulai harinya dengan semangat.

Aisyah mengeluarkan alat tulisnya seperti buku dan pensil, dan sang guru, Hermin Nurdyah, memulai proses belajar mengajar.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Tidak apa-apa sendiri. Di TK juga sendiri. Tetap semangat,” ungkap Aisyah, Rabu (17/7/2024) pagi.

Aisyah tetap berani berangkat ke sekolah dan berkomitmen untuk terus belajar meski hanya dirinya sendiri yang duduk di kelas 1 di SDN 2 Nglumpang.

“Tidak apa-apa tetap sekolah. Rumahnya dekat. Kadang berangkat sekolah jalan kaki. Kadang diantar bapak,” tambah Aisyah.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Guru Kelas 1 SDN 2 Nglumpang, Hermin Nurdyah, mengaku baru kali ini mendapatkan siswa hanya satu orang. Beruntung, Aisyah adalah siswa yang aktif dan tidak penakut.

“Anaknya aktif semangat tidak takut. Ya biasa aja. Meski hanya satu orang di kelas. Aisyah tetap semangat,” kata Hermin.

Ia menjelaskan bahwa mengajar satu siswa berbeda dengan mengajar banyak siswa, karena tidak perlu menyesuaikan dengan kemampuan siswa lainnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dan tahun ajaran 2024/2025 menjadi pengalaman pertama dia mengajar hanya satu siswa selama mengabdi 12 tahun.

“Kalau banyak kan ada yang bisa menangkap cepat atau tidak. Kalau ini dikasih tahu hingga bisa,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.