Selasa, 16 Jun 2026 10:35 WIB

Pergoki Tarif Parkir Mahal, Eri Cahyadi: Ngerusak Suroboyo Awakmu!

Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak di KBS (dok Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak di KBS (dok Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Walikota Surabaya Eri Cahyadi lakukan inspeksi mendadak (sidak) di sekitar kawasan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Hal itu dilakukan lantaran banyak aduan masyarakat mengenai maraknya praktik parkir liar yang di sekitar kawasan tersebut.

"Saya langsung turun ke lapangan dan melihat sendiri kejadian tersebut. Saya bilang gak ngene ngisin-ngisini Suroboyo iki (Saya sampaikan, ini memalukan bagi Surabaya)," kata Wali Kota Eri, kemarin (12/7/2024) sore.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Dalam sidaknya, Eri mendapati ada praktik parkir liar di kawasan KBS. untuk parkir para pengunjung digetok dengan tarif Rp35.000 oleh jukir liar.

Temuan tersebut, Eri lantas meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memperketat dan melakukan penjagaan di lokasi wisata yang ada di surabaya. Eri juga meminta agar dilakukan evaluasi terhadap seluruh petugas Dishub dilapangan.

"Mulai hari ini, tidak boleh ada parkir liar lagi. Dishub harus menjaga semua tempat wisata dan taman hingga pukul 22.00 WIB," tegasnya.

Bila ada petugas Dishub yang nakal, kata Eri, Ia tidak segan bakal mengambil tindakan tegas bila ada oknum petugas yang terlibat dalam praktik parkir liar.

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

"Saya minta Pak Tundjung mengevaluasi semua kerja Dishub, termasuk tindakan tegas terhadap petugas yang terlibat dalam praktik parkir liar," tegasnya

"Jika tidak ada perubahan, akan ada sanksi tegas hingga pencopotan jabatan struktural," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru tidak menampik bahwa praktik parkir liar sering terjadi pada hari libur dan liburan sekolah. Meski berulang kali dilakukan penindakan terhadap jukir liar mereka tetap saja melakukan hal tersebut.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

"Kami akan meningkatkan intensitas patroli dan penjagaan, serta bekerjasama dengan Satpol PP dan Polisi untuk menertibkan area (KBS) tersebut," jelasnya.

Kemudian untuk langkah kedepan, ungkap Tundjung pihaknya bakal memperketat pengawasan dan memberikan pengarahan kepada petugas untuk lebih aktif menindak joki liar yang meminta tarif parkir tidak resmi.

"Ke depan, kami akan meningkatkan intensitas patroli dan penjagaan, serta menindak tegas petugas yang terlibat," pungkasnya.(ADV)

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.