Selasa, 16 Jun 2026 16:11 WIB

HP Pelajar di Kota Malang Bakal Dicek, Sasar Pemain Judi Online

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 11 Jul 2024 14:22 WIB
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.  (Foto : Prokopim Pemkot Malang for jatimnow.com)
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto : Prokopim Pemkot Malang for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat akan menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang untuk mengecek handphone (hp) milik seluruh pelajar.

Hal ini mencegah meluasnya fenomena judi online yang belakangan meresahkan. Dia berharap, para guru dapat lebih peka terhadap siswanya apabila sedang menggunakan smartphone.

Baca Juga: Akun IG Disbudporapar Lamongan Diretas Hacker Judol, Catut Nama Elon Musk

Dikhawatirkan, para pelajar bermain judi online yang menyerupai permainan atau game online.

"Dinas Pendidikan ke sekolah-sekolah untuk bisa mengingatkan dan sekali-sekali mengecek HP siswa-siswanya untuk mencegah judi online, kadang kala mojok, dipikir game online, khawatirnya malah yang lain," kata Wahyu, Kamis (11/7/2024).

Disdikbud Kota Malang juga diminta untuk mensosialisasikan bahaya bermain judi online kepada seluruh pelajar.

Baca Juga: Hadapi Judi Online, FH Unesa Edukasi Warga Gunungkidul Soal Pencegahan

"Karena kan antara game online dan judi online kadangkala mirip, tetapi ada peringatan yang akan menjadi sinyal agar kita tidak bisa masuk ke judi online," katanya.

Sedangkan, kegiatan pengecekan smartphone milik ASN di lingkungan Pemkot Malang belum dilakukan. Wahyu percaya bahwa ASN tidak ada yang melalukan judi online.

"Saya percaya dengan teman-teman, karena sampai saat ini tidak ada kasus mereka sampai pinjam segala macam, di Kota Malang aman," katanya.

Baca Juga: Pemkot Kediri Warning Warga soal Judi Online, Ancam Keluarga dan Data

Pihaknya sejauh ini juga telah menghimbau semua pimpinan OPD untuk memberitahu seluruh bawahannya tidak terlibat judi online dan pinjaman online. Dia juga berharap, kepada Lurah dan Camat mensosialisasikan hal itu kepada warganya.

"Itu menjadi satu hal yang akhirnya mereka tidak sadari, malah merugikan kita, tidak melakukan pinjol, kita punya BPR, harap kesitu, lebih aman dan jelas," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.