Rabu, 17 Jun 2026 14:14 WIB

Polresta Sidoarjo Bereskan 153 Kasus Kekerasan Seksual Selama 6 Bulan

Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing saat menerima penghargaan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini. (Foto: Humas Polresta Sidoarjo/jatimnow.com)
Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing saat menerima penghargaan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini. (Foto: Humas Polresta Sidoarjo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polresta Sidoarjo melalui unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskim) membereskan 153 kasus kekerasan maupun pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak selama 6 bulan terakhir.

Kasus tersebut, di antaranya pencabulan terhadap balita di Sukodono yang dilakukan bapak kandungnya. Kemudian ada juga kasus yang menjadi perhatian KPAI, pencabulan anak di bawah umur oleh remaja di wilayah Candi.

Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Atas capaian ini, Polresta Sidoarjo mendapatkan apresiasi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini, pada Senin (8/7/2024) lalu, bersama sejumlah pemangku kepentingan lainnya yang banyak membantu tugas-tugas Kementerian Sosial.

"Keberhasilan Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo atas penanganan beberapa kasus kekerasan dan pelecahan seksual pada perempuan dan anak merupakan atensi dari Kementerian Sosial, KPAI serta masyarakat sebagai respon langsung dan cepat dalam penegakan hukum serta pengungkapan kasus-kasus tersebut," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing saat dikonfirmasi, Rabu (10/7/2024).

Namun, saat ini, menurut Christian lebih penting bagaimana mencegah kasus kekerasan dan pelecehan seksual ini tak terjadi lagi menimpa perempuan dan anak.

Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Sebagai upayanya, Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo telah membentuk ruang pelayanan terpadu kasus kekerasan pada perempuan anak yang di dalamnya juga melibatkan stakeholder terkait.

"Dengan adanya ruang pelayanan terpadu di Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo, bila ada masyarakat yang menjadi korban maupun sebagai saksi adanya kasus kekerasan maupun pelecehan seksual pada perempuan dan anak, jangan takut melaporkan kepada pihak kepolisian," jelasnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Kapolresta pun menghimbau masyarakat untuk tidak takut melapor pada Polisi bila ada kasus kekerasan menimpa perempuan dan anak.

"Karena kami selalu siap berikan perlindungan, kepastian hukum sehingga kasus dapat segera kami selesaikan," tutupnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.