Sabtu, 20 Jun 2026 12:05 WIB

LavAni Kalahkan Bhayangkara Presisi 3-0 di Final Four Seri Surabaya

Pertandingan antara LavAni melawan Bhayangkara Presisi di babak final four PLN Mobile Proliga di GOR Bungtomo, Surabaya. (Foto: Proliga Official)
Pertandingan antara LavAni melawan Bhayangkara Presisi di babak final four PLN Mobile Proliga di GOR Bungtomo, Surabaya. (Foto: Proliga Official)

jatimnow.com - Juara bertahan putra, Jakarta LavAni Allobank Electric meraih nilai sempurna, setelah meraih kemenangan perdana pada putaran final four seri pertama, dalam lanjutan PLN Mobile Proliga 2024 di GOR Bung Tomo Surabaya, Jumat (5/7/2024).

Kemenangan perdana tim milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu didapat atas Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor telak 3-0 (25-17, 25-15, 25-20).

Baca Juga: Pengurus Baru PBVSI Sumenep Resmi Dilantik, Pembinaan Usia Dini Jadi Prioritas Utama

Kemenangan ini merupakan kemenangan ketiga LavAni atas Bhayangkara Presisi sepanjang Proliga musim ini. Dua kemenangan sebelumnya diraih Dio Zulkifli dkk. pada babak reguler.

Pada laga yang disaksikan SBY dan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini, sang juara bertahan sudah menunjukkan dominasinya sejak set pertama.

Mereka menyerang lewat servis untuk membuyarkan penerimaan bola pertama (receive) pemain-pemain Bhayangkara Presisi. LavAni pun unggul dalam perolehan poin dan merebut set pertama 25-17.

Memasuki set kedua, permainan Bhayangkara belum juga membaik. Penerimaan bola servis yang buruk membuat Alfin Daniel selaku setter kesulitan mengembangkan permainan. Bola lebih sering diangkat ke posisi 2 dan 4 sehingga lawan mudah membaca dan membloknya. LavAni memimpin jauh 16-10 dan akhirnya menutup set kedua dengan skor 25-15.

Memasuki set ketiga, permainan Bhayangkara mulai membaik. Receive mereka jalan, begitu juga dengan blok dan pertahanan. Skor ketat terjadi dan Bhayangkara sempat memimpin 16-14 ketika pemain LavAni melakukan kesalahan servis.

LavAni kemudian bangkit lagi, menambah lima angka beruntun untuk membalikkan skor menjadi 22-18. Sang juara bertahan pun terus melaju dan mengakhiri perlawanan Bhayangkara Presisi dengan skor 25-20.

Baca Juga: Dirut Petrokimia Gresik Apresiasi PGPI Raih Gelar ke-4 Livoli Divisi Utama

Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Riedel Toiran Gonzales Toiran mengakui anak asuhnya bermain buruk dan kurang semangat sehingga strategi yang sudah disiapkan tidak berjalan baik.

“Sejak seri reguler terakhir di Pontianak, kondisi beberapa pemain agak menurun dan ada yang cedera sehingga kami tidak bisa berlatih full tim. Tetapi memang fokus dan semangat tim kurang maksimal pada laga hari ini,” kata Toiran.

Middleblocker Bhayangkara Presisi, Yudha Mardiansyah menambahkan tim pelatih sebenarnya sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi LavAni, tetapi tidak bisa dieksekusi di lapangan karena permainan kami kurang maksimal.

“Kami sering kehilangan fokus, terutama pada set pertama dan kedua. Secara tim, kami sudah tahu kekuatan dan kelemahan lawan, tetapi kami sering salah sendiri,” katanya.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Pertahankan Gelar Livoli Divisi Utama Usai Kalahkan TNI AU

Sementara itu, asisten pelatih, LavAni, Samsul Jais mengatakan kekuatan servis menjadi kunci bagi timnya untuk menekan pertahanan Bhayangkara Presisi yang memiliki kelemahan pada receive.

“Hari ini kami bermain sangat solid, baik dalam menyerang maupun bertahan. Servis dan receive yang bagus menjadi kunci dalam permainan bola voli modern, itu terbukti pada pertandingan hari ini,” kata Jais.

Pemain LavAni, Fahri Septian Putratama menambahkan kemenangan perdana ini menjadi modal penting bagi timnya untuk menatap laga berikutnya pada babak empat besar.

“Semoga permainan kami bisa semakin bagus dan solid,” kata pemain timnas ini.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.