Kamis, 18 Jun 2026 07:45 WIB

Lapas Kediri Gandeng MUI, Tingkatkan Mental Spiritual Warga Binaan

  • Penulis :
  • | Jumat, 05 Jul 2024 13:45 WIB
Kegiatan peningkatan mental spiritual warga binaan Lapas Kediri. (Foto: Lapas Kediri/jatimnow.com)
Kegiatan peningkatan mental spiritual warga binaan Lapas Kediri. (Foto: Lapas Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memberikan Pembinaan Mental Spiritual kepada warga binaan, Jumat (5/7/2024).

Bertemakan "Asmaul Husna 99 Nama Allah SWT yang Indah dan Memiliki Makna yang Mendalam", mereka ingin menjadikan narapidana benar-benar memiliki mental spiritual yang baik dengan mempelajari makna dari setiap nama Allah. Sehingga, nantinya mereka tidak kembali mengulangi perbuatannya.

Baca Juga: Foto: Salat Idul Adha di Lapas Kediri

Dalam sambutannya, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kediri Prof. Dr. H. Nur Ahid, M.Ag, menyampaikan, bahwa memang seseorang memerlukan asupan spiritual di dalam jiwanya yang mencerminkan suatu sikap, perbuatan atau tingkah laku yang selaras dan sesuai dengan ajaran Islam.

“Ini penting karena mencerminkan suatu sikap, perbuatan atau tingkah laku yang selaras dan sesuai dengan ajaran Islam,” katanya.

Baca Juga: 365 Warga Binaan Lapas Tulungagung Diusulkan Terima Remisi Lebaran

Sementara itu, Kasi Binadik Harry Suryadi, mengapresiasi dukungan MUI ini. Pihaknya yakin bekal yang cukup untuk warga binaan akan membuat mereka lebih siap kembali ke masyarakat kelak setelah menjalani hukuman di penjara.

“Terimakasih kami sampaikan kepada Majelis Ulama Indonesia Kota Kediri yang telah bekerjasama dengan kami dalam mendidik dan membantu menerangi hati warga binaan disini yang merupakan salah satu bentuk program pembinaan keagamaan kepada Warga Binaan Lapas Kelas II A Kediri,” terang Harry.

Baca Juga: Melihat Keceriaan Warga Binaan Lapas Tulungagung Saat Berbuka Bersama Keluarga

Dengan pembinaan ini, diharapkan para WBP dapat meraih kesadaran baru dan mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik. Kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam proses reintegrasi sosial mereka setelah masa hukuman berakhir.

Sesuai dengan arahan Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono, kegiatan seperti ini selain peningkatan pengetahuan agama, kegiatan ini juga membantu mereka dalam proses rehabilitasi, menumbuhkan rasa tenang dan damai, serta memperkuat ikatan sosial dan solidaritas di antara sesama WBP.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.