Sabtu, 20 Jun 2026 02:43 WIB

Civitas Akademika dan Alumni Unair Surabaya Gelar Aksi Damai, Ini Tuntutannya

Civitas akademika dan alumni Unair yang melakukan aksi damai untuk memprotes pemberhentian Dekan FK Unair. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Civitas akademika dan alumni Unair yang melakukan aksi damai untuk memprotes pemberhentian Dekan FK Unair. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah civitas akademika dan alumni Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menggelar aksi damai di depan kampus pada Kamis (4/6/2024). Aksi damai tersebut buntut dari diberhentikannya Prof Dr dr Budi Santoso SpOG SubspFER dari jabatannya sebagai Dekan Fakultas Kedokteran secara sepihak oleh pihak rektorat.

Aksi damai ini merupakan bentuk dukungan dari para dosen, mahasiswa dan alumni dari kampus Unair atas kebebasan akademik sekaligus bentuk protes atas keputusan Rektor Unair yang diduga dilakukan secara tergesa-gesa dan tidak sesuai prosedur.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Prof Dr. Med Puruhito menjelaskan, bahwa pihaknya menyayangkan dan menolak atas keputusan Rektor yang memberhentikan Prof Dr dr Budi Santoso SpOG SubspFER sebagai dekan. Dia menilai keputusan pemberhentian itu dilakukan secara serampangan atau tergesa-gesa dan tidak beralasan.

"Kita menuntut agar jabatan beliau (Prof Dr dr Budi Santoso SpOG SubspFER sebagai dekan) bisa dikembalikan lagi, memimpin fakultas kedokteran ini sampai berakhirnya masa jabatan beliau," ujarnya.

Menurut dokter ahli bedah jantung itu, selama ini Prof Bus (sebutan Prof Dr dr Budi Santoso SpOG SubspFER) dinilai telah mengharumkan nama baik Unair baik di kancah nasional maupun internasional.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kemudian kita berharap nama baik beliau dikembalikan nama baiknya. Sebagai orang yang betul-betul konsen terhadap pendidikan dokter di Indonesia. Memproduksi dokter yang baik. Dan sampai sekarang sudah terbukti kita (Kampus Unair) termasuk sebagai salah satu kampus yang terbaik di indonesia," sambungnya.

"Dalam hal ini, yang kita tekankan adalah kebebasan akademik. Yang artinya kebebasan berbicara akademik. Kita tidak bicara politik, tidak bicara bisnis. Justru itu yang sering disalah artikan. Artinya ada nilai-nilai akademik," tambahnya.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

Sebagai tindak lanjut usai aksi damai ini, kata Prof Dr. Med Puruhito, pihaknya akan menemui Rektor dan meminta kejelasan atas di berhentikannya dekan FK Unair tersebut.

"Setelah aksi ini, tentunya ada tindak lanjut, kita akan sampaikan dan menanyakan kepada pimpinan apa dasarnya. Sebab sampai sekarang kami belum jelas. Apasih yng mendasari beliau bertindak secepat itu, tidak sesuai prosedur. Tidak ada teguran, surat peringatan dan lain-lain. Itu yang kita sesalkan. Keputusan pemecatan itu kami rasa tergesa-gesa," bebernya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.