Rabu, 22 Jul 2026 06:26 WIB

Karangan Bunga Bertajuk Matinya Kebebasan Berpendapat Bertebaran di Unair

Karangan bunga terpajang di halaman Kampus UNAIR Surabaya (foto: Anwar for jatimnow.com)
Karangan bunga terpajang di halaman Kampus UNAIR Surabaya (foto: Anwar for jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan karangan bunga memenuhi halaman Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) di Jalan Prof Dr Moestopo, Surabaya, Kamis (4/7/2024) siang.

Hal ini menyusul dipecatnya Prof Budi Santoso sebagai Dekan FK Unair pada Rabu (3/7/2024) kemarin. Pemecatan sepihak tersebut disinyalir lantaran adanya penolakan dari FK Unair soal kebijakan dokter asing.

Baca Juga: Atasi Bau Badan, Mahasiswa Unair Ciptakan Deodoran Tawas Beraroma Kekinian

Karangan bunga berisi ucapan Turut Berduka Cita tersebut terpampang dari ujung barat sampai timur gedung FK Unair. Isi pesan dalam karangan bunga itu pun beragam. Di antaranya sebagai berikut :

"Turut berduka cita atas hilangnya kebebasan berpendapat di dunia pendidikan".

"Turut berduka cita atas hilangnya hak berpendapat di dunia pendidikan dan kesehatan. Menolak diam untuk guru kami".

"Turut berduka cita atas hilangnya demokrasi di dunia pendidikan".

"Kebebasan berpendapat adalah hak setiap warga negara. #StayWithProfBus #BanggaJadiAlumniUnair"

"Turut berduka cita atas matinya keadilan sistem kesehatan Indonesia. Kembalikan sistem kesehatan dari rakyat Indonesia untuk rakyat Indonesia. #standwithProfBus".

Baca Juga: Kombes Ganis Raih Doktor Unair, Angkat Peran Strategis Polwan

Demikian beberapa pesan yang terpampang di sejumlah karangan bunga dan spanduk yang dibentangkan di halaman Gedung FK Unair.

Siang ini, ratusan sivitas akademika FK Unair juga berencana menggelar aksi damai sebagai sikap penolakan terhadap pemberhentian sepihak Prof Bus sebagai Dekan FK Unair tersebut.

Sebelumnya, kabar pemberhentian Prof Budi Santoso sebagai Dekan FK Unair telah dikonfirmasi oleh pihak kampus. Melalui keterangan tertulis, Unair membenarkan adanya pemberhentian tersebut.

"Terkait beredarnya pemberitaan tentang pemberhentian Dekan FK Unair di beberapa media sosial, dengan ini kami Humas Universitas Airlangga menyatakan bahwa pemberitaan tersebut benar adanya," kata Humas Unair dr Martha Kurnia Kusumawardani.

Baca Juga: Mahasiswa Unair Sulap Teh Hijau dan Maizena Jadi Plester Luka

Ia menjelaskan, dipecatnya Prof Budi Santoso dari jabatan Dekan FK Unair menjadi kebijakan internal kampus untuk menerapkan tata kelola yang lebih baik. Tujuannya, sebagai penguatan kelembagaan, khususnya di lingkungan FK Unair.

"Kami menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Prof Dr dr Budi Santoso SpOG(K) atas semua pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut," kata Martha.

"Semoga Unair khususnya FK Unair terus menjadi Fakultas Kedokteran yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara Indonesia," tambahnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.