Minggu, 21 Jun 2026 06:16 WIB

Intip Kreasi Perajin di Kampung Tahu, Kini Oleh-oleh Kediri Banyak Pilihan

  • Penulis :
  • | Rabu, 03 Jul 2024 10:38 WIB
Perajin di Kampung Tahu sedang mengemas stick tahu. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Perajin di Kampung Tahu sedang mengemas stick tahu. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Oleh-oleh Kediri kini bukan hanya tahu kuning atau tahu takwa. Perajin di Kampung Tahu Tinalan terus berkreasi menyajikan beragam olahan menarik untuk memberikan beragam pilihan masyarakat.

Salah satu perajin di Kampung Tahu Tinalan, Supingi kini memiliki beragam olahan tahu yang nikmat. Bukan hanya stick atau keripik tahu, dia juga menciptakan di antaranya tahu crispy, pilus tahu, coklat tahu, cheese stick tahu serta terbaru gembus chip, terbuat dari ampas tahu yang diolah menjadi camilan renyah.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Yang paling rame cheese stick tahu, tahu bulat dan yang baru ini gembus chip,” kata Supingi, Selasa (3/7/2024).

Melalui merk dagang Wijaya Kembar, Supingi selalu berinovasi. Setahun setidaknya dia menciptakan satu olahan baru. Menurutnya, ini adalah kunci untuk tetap eksis.

“Dari 2014 itu stick tahu, terus keripik tahu, 2017 cheese stick tahu, 2018 tahu walik, 2019 coklat tahu, sekarang gembus chip ini. Corona itu berhenti total kita,” jelas Supingi.

Proses pembuatan tahu di Kampung Tahu.Proses pembuatan tahu di Kampung Tahu.

Saat ini, Supingi memang masih terkendala peralatan. Pemotong ampas tahu sebagai bahan gembus chip juga masih dilakukan secara manual. Dia belum menemukan alat yang pas.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Meski demikian, Supingi mengaku cukup melayani permintaan dalam kota. Baik masyarakat yang langsung membeli melalui tokonya maupun toko oleh-oleh yang tersebar di Kediri.

Saat ini, Supingi memilih fokus pada olahan-olahan tahu tersebut. Jadi, tahu yang dibuatnya adalah tahu putih. Sehari dia bisa mengolah 21 kilogram bahan kedelai atau lebih tergantung naik turunnya pasar. Khusus tahu kuning, produksinya bergantung pesanan.

“Tahu kuning kita tergantung pesanan,” terangnya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Untuk diketahui, Kampung Tahu ini berada di Kelurahan Tinalan Gg 4 Kota Kediri. Di sana berjajar puluhan perajin tahu yang asli warga pribumi.

Jauh sebelum diresmikan oleh Pemerintah Kota Kediri sebagai Kampung Tahu di tahun 2019, geliat Kampung Tahu di Tinalan Gang 4 ini lahir sejak 1954.

Berbeda dengan pusat oleh-oleh di kawasan pecinan, yang menarik di sini wisatawan bisa merasakan sensasi melihat langsung proses produksi pembuatan tahu yang masih tradisional.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.