Rabu, 17 Jun 2026 00:14 WIB

35 Desa di Lamongan Selatan jadi Tujuan BBK Mahasiswa Unair

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat melepas mahasiswa Unair untuk BBK. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat melepas mahasiswa Unair untuk BBK. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 35 desa di Kecamatan Modo dan Ngimbang jadi tujuan studi Belajar Bersama Kelompol (BBK) Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Adapun 434 mahasiswa bakal melakukan BBK dan tinggal menetap selama 26 hari di desa tersebut. Mereka mulai dikenalkan kekayaan dan hal yang bisa di eksplorasi.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Ratusan mahasiswa tersebut dilepas langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi di Halaman Pemkab Lamongan, Selasa (2/7/2024).

“Lamongan memiliki wilayah yang cukup luas 1.700 Km lebih, desa cukup banyak 442 desa, 12 kelurahan, penduduknya cukup padat ada 1,3 juta lebih. Di tengah didominasi pertanian maupun perikanan. Kalau di wilayah selatan dengan luas hutan didominasi tebu dan gula,” tutur Pak Yes, Selasa (2/7/2024).

Melalui BBK yang dapat berimplikasi pada kolaborasi pentahelix, Pak Yes menyampaikan Pemkab Lamongan tengah menjalankan 11 program prioritas melalui visi Menuju Kejayaan Lamongan Yang Berkeadilan. Sebelas program tersebut diharapkan dapat menjadi patokan mahasiswa selama melaksanakan BBK di 35 desa.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

“Di Lamongan sudah tidak ada lagi desa tertinggal. Dengan program desa berjaya kita berharap semua desa ini menjadi desa mandiri,” ungkap Pak Yes.

Pak Yes menceritakan, dua kecamatan yang akan dilaksanakan BBK tersebut mengandung histori yang kental akan Mahapatih Kerajaan Majapahit Gajahmada dan jejak pendiri Kerajaan Kahuripan, Airlangga.

“Selain dapat mengunjungi situs, adik-adik bisa menangkap atmosfir, heroisme aura perjuangan untuk mencapai kesuksesan yang terkenal dengan Amukti Palapa sumpahnya dalam menyatukan Nusantara, setidaknya memberikan dorongan untuk bekerja lebih kuat, berkarya lebih hebat lagi untuk meraih kesuksesan di masa depan,” tambah Pak Yes.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Selama menjalankan BBK Pak Yes berpesan mahasiswa Unair untuk dapat bersosialisasi dengan masyarakat. Sebab, hal ini dapat menjadi bekal bermasyarakat kedepan.

“Adik-adik teruslah belajar bersama masyarakat, menggali potensi yang ada di Lamongan, dan membaur dengan masyarakat sehingga nanti beberapa pengalaman yang didapat mengakumulasi kepada diri kalian, dan terus mendewasakan menjadi sarjana yang siap menatap masa depan menuju Indoensia emas 2045,” pungkas Pak Yes.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.