Minggu, 14 Jun 2026 18:22 WIB

Simpang Empat 'Usil' di Surabaya Kembali Telan Korban

  • Penulis :
  • | Selasa, 18 Sep 2018 20:56 WIB
Screenshoot CCTV kecelakaan di perempatan Dr Soetomo
Screenshoot CCTV kecelakaan di perempatan Dr Soetomo

jatimnow.com - Kecelakaan kembali terjadi di simpang empat (perempatan) yang disebut-sebut paling usil, yaitu perempatan Jalan Diponegoro-Dr Soetomo, Surabaya. Kali ini, kecelakaan terjadi lagi-lagi diduga karena pengendara menerobos lampu merah.

Kecelakaan ini terjadi pada Selasa (18/9/2018) dini hari sekitar pukul 01.30 Wib. Dari rekaman CCTV milik Dinas Perhubungan Kota Surabaya, sebuah motor yang diduga menerobos lampu merah, ditabrak sebuah mobil hingga terpental beberap meter.

"Pengendara motor yang saat itu sendiri hanya mengalami luka ringan," sebut Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara, Selasa (18/9/2018) siang.

Dari data yang dihimpun Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, pengendara motor tanpa plat nomor polisi itu bernama Rino Adi Kumala (20) warga Banyu Urip Kidul 75-B, Surabaya. Dia hanya menderita luka robek pada pelipis kiri. Sedangkan mobil yang menabrak bernopol L-1066-FG yang dikemudikan Yosia Ishak (21) warga Kalijuda IX, Surabaya.

Kecelakaan ini tercatat untuk kesekian kalinya sepanjang tahun 2017 hingga 2018. Kendati kerap terjadi kecelakaan di simpang empat ini, mulai tahun 2017 hingga 2018, tidak ada satupun yang meninggal dunia.

Baca juga: Ini Dia, Simpang Empat Paling 'Usil' di Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Mengapa disebut usil? Sebab dari data yang diterima jatimnow.com sebelumnya, meski sering terjadi kecelakaan disana, namun orang yang telibat kecelakaan rata-rata hanya luka berat atau ringan.

Secara detail, Antara membeberkan jika tahun 2017 lalu ada 10 kecelakaan (laka) yang ditangani timnya di simpang empat ini. Dari 10 laka itu, 1 korban luka berat dan 13 korban hanya luka ringan. Dan di tahun ini (2018), terdapat 3 laka yang ditangani disana dengan luka berat 1 korban dan luka ringan 3 korban.

"Jumlah laka disana bisa jadi lebih. Karena belum tentu semua laporan masuk ke kami. Karena rata-rata laka di sana, malam hari," beber Antara.

Rata-rata kecelakaan di simpang empat ini, lanjut Antara, disebabkan human error yang seringkali lengah saat berkendara di malam hari pada saat kondisi lalu lintas mulai sepi. Rata-rata yang terlibat kecelakaan, menerobos lampu merah.

"Untuk itu, secara berkala kami koordinasi dengan dinas pertamanan untuk pemangkasan pohon-pohon agar traffict light jelas terlihat. Bahkan kawan-kawan Dinas Perhubungan sudah memasang speed trap," ungkap Antara.

Kendati begitu, kecelakaan masih saja terjadi disana. Untuk itu Antara mengimbau agar pengendara selalu mematuhi lampu merah meski malam hari. Sebab meski malam, rambu rambu lalu lintas tetap berlaku.

"Tetap jaga keselamatan di jalan dengan selalu waspada," pungkasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.