Rabu, 17 Jun 2026 19:35 WIB

Misi Dagang Jatim di Bali Catatkan Rekor Transaksi Tertinggi, Capai Rp425 miliar

Adhy Karyono di hadapan awak media di Bali (Foto-foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Adhy Karyono di hadapan awak media di Bali (Foto-foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelaran misi dagang dan investasi Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Bali yang dibuka oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono berlangsung sukses dan mencatatkan transaksi tertinggi. Berdasarkan data final total transaksi mencapai Rp425 miliar lebih.

Atas capaian tersebut, Pj Gubernur Adhy mengapresiasi pelaksanaan transaksi misi dagang yang dilaksanakan di Aston Denpasar Hotel & Convention Center tersebut. Diberitakan sebelumnya, jumlah transaksi misi dagang tercatat meningkat dari Rp330 miliar pada pukul 11.00 WITA menjadi Rp425 miliar saat penutupan transaksi pukul 17.00 WITA.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Bali ini adalah provinsi tujuan misi dagang yang pertama di tahun 2024. Meski begitu, semangat pelaku usahanya sangat tinggi. Dan alhamdulillah misi dagang antara Jatim dan Bali kali ini mencapai Rp425 miliar atau lebih tepatnya Rp425.008.730.000,” ujar Pj Gubernur Adhy, dalam siaran resminya, Selasa (25/6/2024) malam.

"Ini merupakan catatan rekor transaksi tertinggi selama ini. Sementara sebelumnya transaksi tertinggi mencapai Rp380 miliar di Maluku Utara pada tahun 2023," tambahnya.

Adapun total transaksi Rp425 miliar tersebut, berasal dari komoditas yang dijual dan dibeli oleh para pelaku usaha. Untuk jumlah transaksi komoditas yang dijual Jatim mencapai Rp301.199.730.000, dengan komoditi yang dijual yakni pakan ikan dan udang, benih tanaman, rokok serta mesin TTG.

Berikutnya ada daging frozen, beras, daging bebek, fashion, daging sapi, fillet dori, gurita, makanan ringan, buah-buahan, mesin jahit, bawang merah, pupuk, kedelai dan kapulaga hijau.

Sementara untuk jumlah transaksi yang dibeli Jatim sebesar Rp123.809.000.000 dengan komoditas diantaranya adalah kunyit kering, biji kopi, hasil perikanan dan kelapa.

"Memang yang dijual oleh Jatim nilainya sangat tinggi mencapai Rp301 miliar. Komoditas yang dijual mayoritas adalah bahan pangan," katanya.

Dalam misi dagang ini, kata Adhy, juga menjadi ajang untuk mempertemukan para pelaku usaha dari Jatim dengan provinsi mitra. Pertemuan antar pengusaha dalam misi dagang selalu berdampak pada kerja sama yang menguntungkan.

"Misi dagang ini menjadi peluang ekonomi baik bagi pelaku usaha Jatim maupun Bali. Khususnya dalam upaya menyebarluaskan potensi produk industri, perdagangan, perikanan, agribisnis dan peluang investasi yang akhirnya mampu meningkatkan nilai perdagangan dalam negeri, khususnya di Jatim dan Bali," kata dia.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Lebih lanjut, Pj Gubernur Adhy menambahkan, misi dagang antara Jatim dan Bali sangat strategis. Hal ini terlihat dari neraca perdagangan kedua provinsi yang mengalami surplus Rp5,46 triliun.

Berdasarkan rilis BPS tahun 2023, tercatat nilai pembelian atau bongkar dari Bali sebesar Rp3,01 triliun. Sedangkan total nilai penjualan atau muat ke Bali sebesar Rp8,47 triliun. Sehingga total neraca perdagangan kedua provinsi adalah sebesar Rp11,48 triliun.

Selama ini, Bali menyuplai beberapa komoditas utama seperti cengkeh, perlengkapan olahraga, buah kelapa, koper dan tas, skrap besi, bawang bombay, daging sapi, ikan beku, labu, joran dan komoditas lainnya.

Sebaliknya, Jatim juga banyak menyuplai komoditas ke Bali seperti komoditas saus, semen, kopi, kendaraan bermotor, sabun, telepon, minyak kelapa, makanan hewan, pasta mentah, beras dan komoditas lainnya ke bali.

"Memang Bali menjadi salah satu dari 16 provinsi yang disuplai bahan makanannya dari Jatim. Provinsi lain ada NTB, NTT dan Maluku. Khusus NTT, permintaan bahan makanannya paling tinggi," ungkap Adhy.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Kendati kegiatan misi dagang menguntungkan secara ekonomi, Pj Gubernur Adhy mengimbau agar kolaborasi dalam pengembangan produk serta pemanfaatan teknologi juga patut dilakukan.

"Kami menilai kegiatan ini jangan hanya menjadi kerjasama transaksional. Tetapi kita terus berkolaborasi mengembangkan produk yang ada, melakukam standarisasi internasional sehingga bisa bersaing di pasar global dan akhirnya mampu mendorong neraca perdagangan kita," ucapnya.

"Tentu pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi dalam pembayaran juga sangat penting sehingga pada akhirnya kita dapat bergerak ke ekspor mancanegara," imbuhnya.

Sebagai informasi, dalam misi dagang kali ini dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antar Kepala OPD Jatim dengan Bali, serta BUMD dan BUMS Jatim dengan Bali. Tak ketinggalan pula, PKS antar asosiasi yakni KADIN dan IWAPI antar kedua provinsi tersebut.

Misi dagang Jatim-Bali diikuti oleh 176 pelaku usaha dari kedua provinsi ini, dibuka dengan pemukulan Kendang Bali oleh Pj Gubernur Adhy bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim Iwan dan Kepala Disperindag Provinsi Bali I Wayan Jarta.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.