Senin, 15 Jun 2026 20:15 WIB

Ini Pernyataan Pengelola Bangunan Pasar di Koblen Usai Disetop Satpol

Petugas menunjukkan stiker tanda silang pada salah satu lapak di Koblen
Petugas menunjukkan stiker tanda silang pada salah satu lapak di Koblen

jatimnow.com - Pengelola bangunan di Koblen Kidul 18 Surabaya yang dihentikan Satpol menyatakan tidak ada aktivitas pasar sayur atau pembangunan kios.

Pengelola atas nama Anwar Sadad membuat surat pernyataan dengan tulisan tangan tanpa materai. Ia menyatakan hanya melakukan perbaikan paving dan saluran air.

Setelah diberi tanda silang sebagai bukti pelanggaran izin, pengelola diminta untuk membuat surat pernyataan sebagai bukti di lokasi tersebut tidak ada kegiatan pembangunan kios.

Dalam isi surat tersebut pengelola menyatakan bahwa di area Koblen Kidul No 18 tidak ada kegiatan pembangunan kios atau stan. Aktifitas pasar sayur juga tidak ada.

"Kami hanya melakukan perbaikan paving dan saluran air," terang Anwar Sadat, Pengelola Pasar Sayur Koblen Kidul no 18 Surabaya, Selasa (18/9/2018).

Petugas penegak perda mendatangi lokasi yang sudah berdiri lapak-lapak semi permanen sejak tahun 2014 itu pukul 16.54 Wib, Selasa (18/9/2018).

Rombongan Satpol PP Kota Surabaya itu tiba bersama staf dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang mengendarai dua mobil.

Petugas Satpol lantas memasang stiker berukuran besar bergambar tanda silang sebagai bukti adanya pelanggaran Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di salah satu lapak.

"Melanggar, tidak punya IMB. Mereka tidak boleh beraktivitas dan beroperasi hingga perijinannya dilengkapi," tegas Kasatpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto.

Bunyi surat lengkap yang didapat dari Satpol PP adalah:

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

 Surat Pernyataan
 
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama    : Anwar Sadat
Jabatan : Pengelola Pasar Sayur Koblen Kidul no 18 Surabaya

Bersama dengan ini, kami menyatakan bahwa di dalam area Koblen Kidul no 18 tidak ada kegiatan pembangunan kios/stand, aktivitas pasar sayur juga tidak ada. Kami hanya melakukan perbaikan paving dan saluran air.
 
Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya.

Surabaya 18 Sep 2018
Anwar Sadat

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.