Senin, 15 Jun 2026 12:22 WIB

Ibu dan Bayi Tewas Dalam Kamar Kos di Sukodono Sidoarjo

Evakuasi mayat ibu dan bayinya di sebuah kos daerah Dusun Keling RT 15 RW 4 Desa Jumput Rejo Sukodono Sidoarjo. (Foto: Rokid for jatimnow.com)
Evakuasi mayat ibu dan bayinya di sebuah kos daerah Dusun Keling RT 15 RW 4 Desa Jumput Rejo Sukodono Sidoarjo. (Foto: Rokid for jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Desa Jumput Rejo Sukodono Sidoarjo geger dengan penemuan mayat ibu bersama bayi yang diduga baru dilahirkannya, Selasa (25/6/2024).

Dari keterangan sejumlah saksi kedua mayat itu ditemukan di tempat di dalam kos di Dusun Keling RT 15 RW 4 Desa Jumput Rejo Sukodono Sidoarjo. 

Baca Juga: Sempat Hilang, Pemilik Motor di Jembatan Bengawan Solo Lamongan Ditemukan

Pemilik kos, Rokib adalah orang pertama yang menemukan mayat perempuan dan bayinya di salah satu kamar kos miliknya.

"Pada saat saya ke kos-kosan saya mencium ada bau busuk  yang menyengat, kemudian mencari keberadaan bau tersebut melihat banyak lalat dari kamar kos yang berada di tengah tengah kamas kost kamar kos ini berjumlah 14 kamar," ucapnya.

Baca Juga: Penyelidikan Temuan Mayat Polisi di Rel KA Lamongan Masih Nihil

Ia melanjutkan, karena melihat lalat di kamar tersebut ia kemudian membuka pintu kamar yang kebetulan tidak dikunci. Ternyata ia melihat korban tergeletak dan di sampingnya dengan bayi yang diduga baru dilahirkan.

"Korban ini tinggal di kamar kos nomor 10 baru 1 tahun, dia bernama Itanti (30) warga Lumajang tinggal sendirian, bekerja di salah saatu pabrik di wilayah Sedati. Pada saat akan tinggal kos korban mengaku seorang janda yang masih ngurus surat perceraian. Namun cerita dari tetangga kos korban memiliki seorang pacar," tegasnya.

Baca Juga: Mayat Hangus Terbakar Ditemukan di Hutan Lamongan, Polres Jombang Turun Tangan

"Saat saya membuka pintu terlihat korban telanjang di bagian bawah, dan disamping korban terlihat bayi yang diduga baru dilahirkan. Keduanya dalam kondisi sudah meninggal dunia," pungkas Rokid.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.