Sabtu, 20 Jun 2026 05:05 WIB

Wakili Indonesia, Pelajar Surabaya Akan Ikut Lomba Matematika di China

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya ketika bertemu dengan dua pelajar yang akan berlaga di China, Selasa (18/9/2018).
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya ketika bertemu dengan dua pelajar yang akan berlaga di China, Selasa (18/9/2018).

jatimnow.com — Dua pelajar asal Surabaya akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) pada 27 September - 4 Oktober 2018 di Provinsi Zhejiang, China.

Dua pelajar itu adalah Ben Robinson kelas 6 SD Kristen Petra 10 Surabaya dan Kelven Nathanael pelajar kelas 6 asal SDK Santa Theresia.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Ben Robins menuturkan bahwa sejak kelas 4 SD dirinya telah menyukai pelajaran Matematika hingga mampu menghantarkan dirinya lolos seleksi lomba matematika mulai dari tingkat kota hingga nasional.

“Matematika itu serunya waktu mengerjakan soal hitungan karena banyak cara yang digunakan”, ujarnya Ben yang gemar membaca komik itu.

Ben mengungkapkan, pengalaman belajar Matematika ia dapatkan tidak hanya dari lingkungan sekolah, namun juga mendapat dukungan sepenuhnya dari kedua orang tua.

“Kadang-kadang mama juga turut mengajari Matematika ketika belajar di rumah”, ungkap Ben.

Sementara itu, Kelven yang merupakan siswa SDK Santa Theresia Surabaya itu juga pernah meraih juara I IMSO tingkat Provinsi Jatim.

Ia menilai bahwa Matematika merupakan pelajaran yang menyenangkan ketika mampu memecahkan kerumitan soal dengan cara-cara yang ia kembangkan sendiri.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

“Semoga dalam lomba kali ini dapat mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dan Kota Surabaya tercinta," tuturnya.

Sebelum mengikuti kejuaraan Matematika tingkat internasional ini, dua pelajar tersebut akan menjalani pembinaan hingga September ini. Dan bertemu Kadispendik Surabaya Ikhsan, di kantor Dispendik Jalan Jagir Wonokromo, Surabaya, Selasa (18/09/2018).

Kadispendik Surabaya Ikhsan berpesan agar para pelajar itu tetap menjaga kesehatan, pola makan, dan waktu istirahat selama mengikuti perlombaan, sehingga nantinya dapat memperoleh hasil yang maksimal.

“Jaga waktu makan, terutama saat sarapan karena sarapan (makan pagi) itu penting untuk menambah energi otak, terutama ketika berkonsentrasi berat. Serta jangan lupa membawa obat-obatan yang dibutuhkan," pungkas Ikhsan.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.