Minggu, 21 Jun 2026 00:58 WIB

Pj Bupati Jombang Sugiat Kawal Gerakan Bangga Produk Lokal

  • Penulis :
  • | Kamis, 20 Jun 2024 10:22 WIB
Pj Bupati Sugiat saat memimpin monev pemanfaatan sistem pengadaan secara elektronik. (Foto: Pemkab Jombang/jatimnow.com)
Pj Bupati Sugiat saat memimpin monev pemanfaatan sistem pengadaan secara elektronik. (Foto: Pemkab Jombang/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengadaan Barang dan Jasa secara Elektronik merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Gerakan ini selaras dengan semangat Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos., M.Psi., T untuk selalu mengangkat potensi dan produk lokal Kota Santri.

Pj Bupati Jombang Sugiat pada di Ruang Rapat Soerodiningrat Kantor Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Jombang memimpin langsung jalannya monitoring evaluasi pemanfaatan sistem pengadaan secara elektronik yang diinisiasi oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Jombang yang dikuti pejabat pembuat komitmen, pada Rabu (19/6/2024).

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

Hadir mendampingi Pj Bupati Jombang Sugiat dalam rapat monev tersebut Staf Ahli Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan, Sri Surjati, S.S., M.Si, Joko Murcoyo, Kabag. Pengadaan Barang/Jasa, Inspektur, Sub Pengendali Teknis Pengelolaan LPSE.

Disampaikan oleh Pj Bupati Jombang Sugiat bahwa monitoring dan evaluasi pemanfaatan sistem pengadaan barang/jasa secara elektronik Pemkab Jombang merupakan momentum yang tepat untuk melihat progres kemajuan pengadaan barang/jasa di Kabupaten Jombang.


“Sistem pengadaan barang/jasa menjadi salah satu penggerak roda perekonomian yang di dalamnya menyediakan lapangan kerja, memudahkan masyarakat khususnya pelaku usaha mikro kecil untuk membuka usaha baru, serta menunjukkan keberpihakan Pemerintah dalam mendukung usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi," jelas Pj Bupati Sugiat.

Pj Bupati yang menjalankan amanah sebagaimana harapan masyarakat Jombang yakni Tegas, Bersih dan Responsif ini menegaskan bahwa Pemkab Jombang berkomitmen dalam penggunaan produk dalam negeri dengan mengatur kewajiban bagi perangkat daerah untuk mengalokasikan paling sedikit 40 persen dari nilai anggaran barang/jasa untuk produk dalam negeri.

Baca Juga: UMKM Surabaya Mulai Pakai AI, Sulap Konten HP Jadi Magnet Cuan

Maka dari itu, seluruh pengadaan barang/jasa harus dilaksanakan secara elektronik, yaitu melalui e-Tendering, e-Katalog, non-e-Tendering, pencatatan non-e-Tendering, dan pencatatan swakelola.

"Setelah dilaksanakan monitoring dan evaluasi, Saya harapkan seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti penyelesaian paket pengadaan secara elektronik sesuai ketentuan sehingga nilai Produk Dalam Negeri (PDN) kita tinggi. Dengan tingginya nilai PDN, maka nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP), Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan nilai reformasi birokrasi kita dapat menjadi lebih baik, " jelas Pj Bupati Sugiat.

Guna mencairkan suasana, Pj Bupati Jombang Sugiat yang selalu memotivasi para pegawai untuk tidak hanya bekerja dibelakang meja ini, melemparkan sebuah pantun.

Baca Juga: Menko Pangan Tinjau MBG di Jombang, Dorong Percepatan Distribusi ke Sekolah Agama

“Nang Pasar Legi tuku klotok, mampir nang warung tuku teri. Pengadaan sak iki lewat katalog, ojok lali paket e sampek mari" pantun Pj Bupati Sugiat disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Seperti diketahui, E Procurement adalah suatu bentuk sistem dalam pengadaan barang/jasa yang membantu pemerintah dalam hal transparansi informasi serta layanan masyarakat berbasis online web.

Adapun metode e procurement dalam aplikasi SPSE (Sistim Pengadaan Barang Jasa Secara Elektronik) terdiri dari E-Purchasing, E-Tendering, non E-Tendering, pencatatan non E-Tendering, dan pencataran Swakelola.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.