Kamis, 18 Jun 2026 08:37 WIB

Lagi, Jamaah Haji asal Trenggalek Meninggal di Tanah Suci

Jamaah Haji asal Trenggalek saat hendak diberangkatkan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Jamaah Haji asal Trenggalek saat hendak diberangkatkan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabar duka kembali datang dari jamaah haji asal Trenggalek. Seorang jamaah haji dikabarkan meninggal dunia di Tanah Suci.

Jamaah tersebut diketahui bernama Imam Muhtar, warga Desa Krandegan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Jamaah meninggal saat perjalanan menuju Rumah Sakit An-Noor. Kini, total 2 jamaah haji Trenggalek meninggal dunia.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Pimpinan KBIHU Jabal Noor, Mochamad Fajar Mustofa mengungkapkan bahwa almarhum masuk dalam kloter 95 rombongan 6 yang sebagian juga dari Kabupaten Gresik. Jamaah meninggal dunia pada Senin (17/6/2024). Saat itu hendak masuk waktu Maghrib dan jamaah mengambil wudhu. Setelah itu jemaah mengeluhkan sakit.

“Meninggal dunia saat perjalanan dari tenda Mina Maktab 70 menuju RS An-Noor," ujarnya, Rabu (19/6/2024).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Dari hasil penelusuran jamaah ini diketahui memiliki riwayat sakit jantung. Untuk proses pemakaman almarhum akan dikebumikan di Pemakaman Al-Sharaya Mekah Blok 11 Kober 741. Dimana sebelumnya disalatkan oleh pihak setempat di Masjidil Haram.

“Dimakamkan setelah disholatkan ba'da Salat Subuh di Masjidil Haram Selasa,18 Juni 2024 M/12 Dzulhijah 1445 H," tandasnya.

Baca Juga: Suasana Haru Sambut 312 Jemaah Haji Probolinggo di Kantor Wali Kota

Sementara, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Trenggalek, Agus Prayitno mengungkapkan bahwa kondisi di Mina cukup padat. Tidak sedikit jamaah ke Jamarot langsung ada yang Thowaf Ifadah. Sehingga pada malam hari mereka belum sampai ke Mina lagi, ada kemungkinan kepayahan.

"Kemarin yang trouble setelah jumroh aqobah lalu tawaf ifadah memaksakan diri para jamaah. Padahal jamaah sendiri itu belum tahu medan, jaraknya antara jamarat ke Mekkah itu jauh," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.