Senin, 15 Jun 2026 13:43 WIB

Jamaah Haji Trenggalek Meninggal Dunia saat Berada di Mina

Ilustrasi. Jamaah haji asal Trenggalek saat hendak diberangkatkan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Ilustrasi. Jamaah haji asal Trenggalek saat hendak diberangkatkan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Diduga alami kelelahan, seorang jamaah haji asal Trenggalek, Muhaji bin Mardi (68) warga Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Jamaah tersebut sempat mendapat perawatan di klinik kesehatan di Mina, sebelum di rumah sakit. Kondisi kesehatan jamaah ini mulai menurun setibanya di Arab Saudi. Bahkan saat berada di Arafah, Muhaji sempat mendapat infus.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Trenggalek, Agus Prayitno mengatakan pihaknya mendapatkan informasi meninggalnya jamaah kemarin siang. Muhaji tergabung dalam kloter 94.

Memang pada saat diberangkatkan, Muhaji sudah menggunakan kursi roda akibat kecelakaan. Sedangkan untuk penyakit penyerta atau komorbid belum diketahui hingga dia dinyatakan meninggal dunia.

"Saat menjalankan ibadah Haji, diduga Muhaji kelelahan. Jadi saat berada di Mina, dia harus dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya, Selasa (18/06/2024).

Sementara itu, pembimbing ibadah Kloter 94, Muh Izuddin Zakki menambahkan, awalnya Muhaji yang berada di tenda jamaah yang ada di Mina mengeluhkan kondisi badan yang lemas. Kemudian anak Muhaji meminta pertolongan kepada petugas.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

“Kondisi korban lemas dan pucat, sehingga anaknya segera meminta pertolongan kepada petugas,” terangnya.

Sebelum kejadian di Mina, ternyata Muhaji juga pernah mengalami kondisi drop saat di Arafah. Bahkan saat itu Muhaji juga sempat diinfus karena kondisi kesehatanbya drop.

Meski harus menggunakan kursi roda Muhaji melakukan ibadah Haji cukup baik. Dia juga tidak pernah meminta bantuan dan selalu menaati peraturan.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Anaknya juga sangat baik mendampingi almarhum. Di sisi lain, alhmarhum juga tidak rewel saat melaksanakan ibadah Haji,” jelasnya.

Zakki mengungkapkan, bahwa jamaah haji yang meninggal dunia akan mendapatkan pelayanan yang baik. Selain tercover dalam ansuransi haji, almarhum juga berhak disalatkan di Masjidil Haram.

“Insya Allah perawatan jenazah akan dilakukan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.