Minggu, 21 Jun 2026 22:21 WIB

Sisihkan Uang Jajan, Bocah Kelas 2 SD di Bangkalan Berkurban Kambing

Mirza membawa kambing kurban miliknya ke penyembelihan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Mirza membawa kambing kurban miliknya ke penyembelihan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi hebat dilakukan oleh bocah kelas 2 sekolah dasar (SD) bernama Mirza Ukail Arfia (8) asal Dusun Manggisan Kecamatan Burneh, Bangkalan. Ia berkurban seekor kambing hasil uang yang ia tabung selama satu tahun.  

Mirza mengatakan, uang yang ia tabung merupakan uang sakunya. Setiap hari, ia menyisihkan sebanyak Rp5.000 hingga Rp8.000.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

"Karena ingin beli kambing sendiri saya nabung. Jadi di sekolah kadang beli jajan kadang tidak karena saya tabung," ujarnya, Senin (17/6/2024).

Ia mengaku tertarik untuk membeli hewan kurban karena kerap menonton sapi dan kambing di halaman masjid saat lebaran. Tak hanya itu, saat libur sekolah ia kerap diajak ke pasar hewan oleh ayahnya. 

"Iya sering lihat kambing makanya ingin beli juga untuk dikurban. Alhamdulillah bisa beli satu," ungkapnya. 

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Uang hasil menabung ia kumpulkan di celengan hingga berhasil terkumpul Rp2,3 juta. Ia lalu meminta ayahnya untuk mengantar membeli kambing kurbannya. 

"Iya saya beli diantar ayah. Saya milih sendiri, pilih warga putih hitam," imbuhnya. 

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

Ketua Panitia Kurban Muhamadiyah Burneh, Zainal Arifin mengaku takjub mengetahui hal itu. Apalagi, Mirza mengantarkan sendiri hewan kurbannya ke lapangan penyembelihan yang ada di sekitar rumahnya.

"Alhamdulillah, Mirza ini hebat masih usia 8 tahun tapi sudah memiliki niat untuk berkurban. Itu juga sebagai bukti jika kita berniat, maka bisa tercapai," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.