Kamis, 18 Jun 2026 10:09 WIB

Renovasi Monumen Simpang Lima Gumul, Pemkab Kediri Kucurkan Rp 2,6 M

Monumen Simpang Lima Gumul tengah direnovasi/Bramanta Pamungkas
Monumen Simpang Lima Gumul tengah direnovasi/Bramanta Pamungkas

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri lakukan renovasi tahap kedua pada Monumen Simpang Lima Gumul (SLG).

Sebelumnya, Pemkab telah menyelesaikan renovasi tahap pertama pada tahun 2017 lalu.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Rencananya, proyek renovasi ini akan berlangsung dalam tiga tahap dan berakhir tahun 2019.

Kepala Dinas Permukiman Kabupaten Kediri, Edy Yuwono mengatakan, proses renovasi tahap dua ini sudah dimulai sejak bulan Juni 2018 lalu.

Pemkab menargetkan renovasi selesai pada bulan November.

Dalam renovasi kedua ini, perbaikannya dilakukan pada bagian atap monumen, pengecatan, dan perbaikan saluran air.

"Lapisan waterproof bagian atap monumen sudah rusak, sehingga perlu dilakukan perbaikan, " ujarnya kepada jatimnow.com, Selasa (18/9/2018).

Selain itu, Pemkab juga memasang penahan relief panel bagian bawah.

Relief panel tersebut, rencananya akan diganti dengan perunggu, sehingga terlihat lebih mewah.

Untuk penahan bagian atasnya, sudah dipasang saat renovasi pertama lalu.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Pemasangan relief panel perunggu rencananya akan dilakukan pada renovasi ketiga tahun depan," imbuhnya.

Dalam renovasi ini, Pemkab mengucurkan anggaran mencapai Rp 2,6 miliar.

Besaran dana renovasi ini diambilkan dari APBD Kabupaten Kediri 2018.

Jumlah nominal kucuran dana tersebut, lebih besar daripada renovasi pertama, yang dianggarkan hanya Rp 1,3 miliar.

"Jenis pekerjaannya berbeda sehingga besaran anggaran juga berbeda," jelasnya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Monumen Simpang Lima Gumul merupakan ikon Kabupaten kediri yang terletak di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem.

Monumen yang menyerupai Arc de Triomphe di Paris ini diresmikan sejak tahun 2008 lalu.

Setelah berusia sepuluh tahun Pemkab memutuskan untuk merenovasi monumen tersebut.

Editor : Edwin Fajerial
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.