Sabtu, 06 Jun 2026 23:52 WIB

Polresta Malang Kota Terima Hibah Rp5,7 Miliar untuk Pengamanan Pilkada 2024

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 13 Jun 2024 08:28 WIB
Simulasi pengamanan Pilkada 2024 di Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Simulasi pengamanan Pilkada 2024 di Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polresta Malang Kota menerima hibah sebesar Rp5,7 miliar dari Pemerintah Kota Malang, untuk pengamanan Pilkada 2024.

"Anggaran tersebut disiapkan untuk tahun 2024 ini. Dan di tahun 2025, Pemkot Malang juga sudah menganggarkan sekitar Rp 1,8 miliar, itu untuk menjaga kamtibmas apabila terjadi pemungutan suara ulang atau hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (12/6/2024).

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

Saat ini pihaknya juga terus intens melakukan komunikasi kuat antara pihak-pihak terkait, dan masyarakat. Hal ini guna menjaga Kota Malang tetap aman dan kondusif.

"Ini yang perlu dijaga, Pemkot Malang bersama TNI - Polri dan seluruh stakeholder membangun komunikasi untuk sama-sama menjaga Kota Malang aman dan kondusif," jelasnya. 

Kemarin, mereka juga menggelar simulasi pengamanan Pilkada 2024 di Jalan Tugu atau tepatnya di depan Balai Kota Malang. Ada sebanyak 500 personel gabungan yang dilibatkan dalam pelaksanaan simulasi tersebut.

Meliputi personel dari TNI, Dishub Kota Malang, Satpol PP Kota Malang dan Brimob Batalyon B Satbrimob Polda Jatim, dan Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang.

Kegiatan simulasi untuk menunjukkan bagaimana sistem pengamanan kota atau Sispamkota nantinya dilakukan. Hal ini untuk menghadapi apabila terjadi hal-hal yang dapat mengganggu kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

"Bisa disaksikan, bagaimana kami mengamankan Kota Malang dari adanya huru hara ataupun kejadian-kejadian yang dapat mengganggu kamtibmas," kata BuHer, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Kuras Pertalite Pakai Barcode Bodong, Pegawai SPBU di Malang Diringkus Polisi

Skenario simulasi tersebut diawali dengan pendistribusian kotak suara ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kemudian, berlanjut dengan adanya kegiatan kampanye, dan pemungutan suara.

Setelah itu berlanjut dengan rekapitulasi penghitungan suara di Kantor KPU Kota Malang. Namun, petugas kepolisian dari Pasukan Pengendali Massa (Dalmas) Polresta Malang Kota diterjunkan untuk memukul mundur massa aksi yang unjuk rasa. Hal ini karena massa aksi tidak puas dengan hasil pemilu.

Setelah dipukul mundur, terdapat massa aksi lainnya yang berbuat brutal dengan melakukan perusakan serta melakukan penyanderaan anggota KPU.

Selain itu, diterjunkan juga anggota Brimob pasukan anti teror dan membebaskan sandera. Sedangkan, pelaku penyanderaan ditangkap dan diamankan.

Baca Juga: Akhir Perjalanan Kasus Yai Mim di Malang: Tersangka Wafat, Polisi Terbitkan SP3

Lebih lanjut, Kombes BuHer menyampaikan, bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terkait potensi kerawanan Pilkada 2024 di Kota Malang.

Potensi kerawanan yang dimaksud seperti perusakan terhadap kantor KPU dan Bawaslu. Selain itu, juga objek vital lainnya, yakni ATM dan pertokoan. 

"Sehingga, pengamanan harus kami persiapkan. Dan dalam simulasi Sispamkota ini, ditunjukkan kesiapan kami. Dan semoga prediksi-prediksi ini tak terjadi di saat pelaksanaan Pilkada 2024," tandasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.