Sabtu, 20 Jun 2026 00:14 WIB

Pesan Kang Giri kepada Anak-anak saat Perayaan HAN di Ponorogo

Kang Giri berbaur dengan anak-anak. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kang Giri berbaur dengan anak-anak. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2024 digelar Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Rabu (12/6/2024) dengan tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju.

Rangkaian perayaan HAN digelar di halaman Gedung Terpadu, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Berbagai perlombaan digelar. Mulai lomba bernyanyi, menggambar hingga senam.

Baca Juga: Melacak Keberadaan Bupati Ponorogo Usai OTT KPK

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko terlihat hadir dan berbaur dengan ratusan anak-anak dalam perayaan HAN 2024.

"Saya sampaikan kepada guru agar pola asuhnya semakin menyenangkan anak anak,” ungkap orang nomor satu di Bumi Reog.

Dia menyebutkan, bahwa anak-anak terutama di Ponorogo harus mempunyai jiwa yang bagus. Juga mendapatkan pendidikan yang bagus dengan cara nyaman.

“Maka akan terbentuk pribadi yang luar biasa bagusnya,” terang Kang Giri.

Baca Juga: Usai OTT Bupati Ponorogo, Mobil Sekda dan Dirut RSUD Tiba di Polres

Kang Giri juga menyinggung untuk fokus terhadap penyelamatan perlindungan dan akselarasi pendidikan anak.

“Dimulai pendidikan apa saja yang penting pendidikan akhlak,” paparnya.

Kepala Dindik Ponorogo, Nurhadi Hanuri berharap ketika diperingati HAN 2024 tersebarnya generasi muda yang penuh prestasi dan kreativitas.

Baca Juga: Suasana Sepi di Rumah Dinas Bupati Ponorogo Usai Kabar OTT KPK

“Talenta bagus yang terbaik masa mendatang. Dengan tema Anak Terlindungi Indonesia Maju, orang tua mempunyai kepedulian bagaimana kerja sama dengan sekolah, guru-gurunya,” tegasnya.

"Jangan sampai bullying-bullying, jangan ada anak tertekan dalam belajar, tapi nyaman sesuai eranya saat ini,” pungkas Nurhadi. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.