Senin, 15 Jun 2026 12:45 WIB

DPRD Ponorogo Minta Dindik Jatim Tuntaskan Perubahan SMAN 1 Sooko ke SMKN

Wakil DPRD Ponorogo, Misseri Effendy (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Wakil DPRD Ponorogo, Misseri Effendy (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Proses perubahan SMAN 1 Sooko Ponorogo ke SMKN masih terhambat. DPRD Ponorogo pun ikut bicara.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Misseri Effendy, meminta Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk segera menerbitkan surat keputusan (SK) perubahan SMAN 1 Sooko ke SMKN.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Segera terbitkan SK, agar masalah tidak berlarut-larut,” ungkap politikus asal Partai Demokrat ini.

Karena SK belum diterbitkan, membuat siswa dan guru nasibnya menjadi tidak jelas alias terkatung-katung.

“Kami prihatin, lantaran proses alih fungsi (dan status) ini tidak jelas. Dampaknya ke siswa, dimana harus mengikuti kelas jauh dengan SMKN 1 Sawoo,” katanya.

Dia menilai jarak Kecamatan Sooko dan Sawoo itu jauh. Melalui Kecamatan Pulung, Ponorogo Kota, Siman, Jetis, Sambit baru sampai Kecamatan Sawoo.

"Apakah secara undang-undang atau regulasi dibenarkan? Bahwa SMKN 1 Sawoo memiliki kelas jauh di Sooko,” urainya.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Menurutnya, jarak yang jauh itu bisa mengganggu kualitas siswa. Dikuatirkan, di Sooko secara sarana prasarana tidak mumpuni. Lalu bagaimana solusinya? 

“Apakah, ketika sarana prasarana tidak mumpuni, lalu (bagaimana nasib) siswa praktik di SMKN Sawoo?” tanyanya.

Miseri mendorong Dindik Jatim, karena jenjang SMA/SMK adalah wilayah Dindik Provinsi bukan Dindik Kabupaten.

“Kami mendorong Dindik sebelum pendaftaran siswa baru harus clear,” pungkas Miseri, salah satu warga setempat.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Sebelumnya, proses perubahan status SMAN 1 Sooko Ponorogo menjadi SMKN 1 Sooko, yang dimulai sejak tahun 2021, masih belum menemui titik terang.

Kekosongan surat keputusan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah menyebabkan ketidakjelasan nasib guru dan siswa di sekolah tersebut.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.