Minggu, 21 Jun 2026 10:07 WIB

Namanya Tak Disebut dalam Surat Tugas PDI Perjuangan, Ini Respons Lisdyarita

Bakal Calon Wakil Bupati Ponorogo pada Pilkada 2024, Lisdyarita. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bakal Calon Wakil Bupati Ponorogo pada Pilkada 2024, Lisdyarita. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Maju sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Ponorogo pada Pilkada 2024, Lisdyarita merespons tenang meski namanya tidak tercantum dalam surat tugas yang diterima oleh incumbent Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

“Itu surat tugas ya, bukan surat rekomendasi,” ungkap Bunda Lisdyarita, Selasa (11/6/2024).

Baca Juga: Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Ponorogo, Ini Pernyataan Resmi Lisdyarita

Meskipun tidak mendapatkan surat tugas tersebut, Lisdyarita menyatakan optimistis untuk berjuang bersama Sugiri Sancoko pada kontestasi Pilkada mendatang.

Surat tugas yang diterima oleh Sugiri Sancoko, dipandang oleh Lisdyarita, langkah awal dari pihak partai dan belum merupakan surat rekomendasi resmi dari DPP PDI Perjuangan.

Meskipun demikian, Lisdyarita menyatakan keyakinannya bahwa rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan akan tetap diperoleh.

“Insyallah optimis tetap dapat berpasangan dengan Bapak (Kang Giri),” katanya.

Baca Juga: Melacak Keberadaan Bupati Ponorogo Usai OTT KPK

Dalam konteks ini, muncul spekulasi mengenai potensi terbentuknya poros baru dalam politik lokal Ponorogo. Meskipun Lisdyarita masih menunjukkan kesetiaannya pada pasangan sebelum dengan Kang Giri

Namun rayuan dari partai politik maupun personal memberikan potensi bagi pembentukan poros baru.

“Rayuan tetap ada. Tapi saya masih setia,” paparnya.

Baca Juga: Usai OTT Bupati Ponorogo, Mobil Sekda dan Dirut RSUD Tiba di Polres

Lisdyarita menegaskan kepada pendukungnya untuk tidak memunculkan foto dirinya secara individu, melainkan selalu berpasangan dengan Kang Giri sebagai bentuk kesolidan pasangan tersebut.

Hal ini dilakukan untuk menghindari spekulasi yang mungkin timbul terkait dengan kehadiran surat tugas tersebut.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.