Rabu, 17 Jun 2026 22:31 WIB

Petugas Basarnas Trenggalek Evakuasi Jenazah dari Sumur Sedalam 15 Meter

Petugas saat berupaya mengevakuasi korban dari dalam sumur. (Dok Pos Basarnas Trenggalek for jatimnow.com)
Petugas saat berupaya mengevakuasi korban dari dalam sumur. (Dok Pos Basarnas Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Pos Basarnas Trenggalek mengevakuasi jenazah Ponisah (50), warga Dusun Ngruno, Watulimo, Trenggalek, yang ditemukan keluarga di dalam sumur. Proses evakuasi jenazah korban memakan waktu nyaris 1 jam.

Pasalnya, petugas Basarnas harus mengurangi gas beracun dari dalam sumur sedalam 15 meter terlebih dahulu, sebelum melakukan evakuasi.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Yoni Fariza mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan sekitar pukul 07.00 WIB. Mereka lalu mengirim tim guna membantu proses evakuasi terhadap jenazah korban.

"Kita mendapatkan laporan adanya temuan jenazah korban di dalam sumur dan mengirim tim guna membantu proses evakuasi," ujarnya, Senin (10/06/2024).

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan melakukan observasi. Mereka lalu berupaya mengurangi gas beracun dari sumur sedalam 15 meter tersebut dengan blower exhaust fan. Sementara itu, tim bergerak cepat memasang tripod dan sistem Confined Space Rescue (CSR) untuk menurunkan satu personil rescuer yang menggunakan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA).

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

“Upaya evakuasi membutuhkan proses sekitar 45 menit, korban dievakuasi dari sumur yang kedalaman airnya 8 meter dengan keadaan telah meninggal dunia.” tuturnya.

Setelah berhasil mengikatkan tali pada korban, tim SAR yang berada di atas menarik rescuer dan korban yang telah meninggal dunia agar dapat keluar dari sumur. Jenazah korban lalu diserahkan ke pihak berwajib untuk proses selanutnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Upaya evakuasi ini juga dibantu unsur lain, seperti kepolisian, TNI dan petugas Damkar," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.