Minggu, 14 Jun 2026 21:53 WIB

Usul 30 Ribu Keping E-KTP, Disdukcapil Ponorogo Hanya Diberi 8 Ribu

Suasana Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Ponorogo, Senin (17/9/2018)
Suasana Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Ponorogo, Senin (17/9/2018)

jatimnow.com - Menipisnya stok blangko E-KTP di Ponorogo sudah teratasi. Ini menyusul kabar dari Kemendagri bahwa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Ponorogo mendapat suplai blanko 8.000 keping.

"Waktu saya bilang stok tinggal 4 hari itu, saya sampaikan ke Kemendagri juga," kata Kepala Dinas Disdukcapil, Ponorogo, Vifson Suisno, Senin (17/9/2018).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Vifson mengatakan pihaknya mengusulkan permintaan blangko E-KTP sebanyak 30 ribu keping. Dari usulan itu hanya dikabulkan 4 oter masing-masing berisi 2 ribu keping blangko E-KTP.

"Dibanding tetangga daerah seperti Pacitan, Trenggalek, kami mendapat jatah lebih banyak. Daerah sekitar mendapat 2 ribu hingga 4 ribu keping E-KTP," lanjutnya.

Kedatangan suplai stok blangko E-KTP tersebut diakui pihaknya membawa angin segar. Pasalnya, dihari terakhir sebelum datangnya stok blangko, pihaknya hanya memiliki sisa 325 blangko.

Itu pun hanya cukup untuk melayani warga untuk sehari saja. "Alhamdulillah di detik-detik akhir, kabar menggembirakan datang," tuturnya.

Pihaknya tidak mengetahui secara pasti mengapa stok blangko E-KTP didapat di waktu stok yang dimiliki pihaknya menipis. Padahal menurutnya Disdukcapil setempat setiap hari mengirimkan laporan pengeluaran blangko dan rekaman data.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Maksimal setiap hari jam 3 sore kami harus mengirimkan laporan," ungkapnya.

Kendati demikian, dia menjelaskan pengaturan kiriman blangko E-KTP sepenuhnya berada di tangan Kemendagri. Dia mengungkapkan mekanisme permohonan blangko sudah dijalankan.

"Stok aman itu minimal 1-2 ribu keping. Kalau stok kami berada di itu, kami langsung layangkan surat permohonan," sambungnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dalam sehari ia sedikitnya mengeluarkan 350-an keping untuk melayani warga. Jumlah tersebut dapat meningkat saat data jemput bola di UPTD masuk ke sistem database yang ada di Disdukcapil setempat.

"Kami utamakan kualitas pelayanan untuk masyarakat. Karena memang itu tugas utama kami. Jangan sampai masyarakat kecewa,’’ tegasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.