Rabu, 17 Jun 2026 01:32 WIB

Pilbup Trenggalek Jumlah TPS Berkurang, Mengacu Surat KPU

Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com – Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pelaksanaan Pilkada dan Pilgub di Trenggalek dipastilkan berkurang. Pengurangan jumlah ini sesuai dengan PKPU terkait dengan jumlah pemilih di setiap TPS.

Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi mengatakan, pada pelaksanaan Pemilu kemarin jumlah TPS sebanyak 1.550 TPS. Dengan jumlah tersebut, terdapat maksimal 600 pemilih di setiap TPS. Namun jumlah tersebut, menyusut saat Pilkada dan Pilgub mendatang.

Baca Juga: TPS Sabet Penghargaan di Ajang PELINDO GRC Award 2025

“Kami baru menerima surat dari KPU terkait jumlah maksimal pemilih di masing-masing TPS,” ujarnya, Selasa (04/06/2024).

Berdasarkan surat tersebut, jumlah maksimal pemilih di masing-masing TPS tidak lebih dari 600 orang. Sehingga membuat jumlahnya berkurang menjadi 1.114 TPS. Hal ini juga sudah disosialisasikan ke jajaran tingkat kecamatan dan desa untuk penyesuaian.

Baca Juga: KPU dan PFI Surabaya Resmikan Pameran Foto dan Karikatur Pilkada Serentak 2024

“Pertimbangan berkurangnya jumlah TPS Pilkada 2024 di Trenggalek karena ada surat KPU, bahwa setiap TPS maksimal 600 pemilih,” terangnya.

Gembong juga menegaskan jumlah TPS ini tidak ada kaitanhya dengan besaran dana hibah dari Pemkab Trenggalek. Pihak Pemkab sendiri menghibahkan dana hingga Rp50 miliar untuk pelaksanaan Pilkada dan Pilgub. Artinya, penentuan jumlah TPS tidak berbasis penerimaan dana hibah.

Baca Juga: Ini Program Prioritas 100 Hari Pasangan Bupati Tulungagung Terpilih

“Basisnya bukan anggaran dana hibah, tapi mengacu pada surat KPU,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.