Senin, 15 Jun 2026 18:24 WIB

KA Pasundan Diserang Oknum Bonek saat Tiba di Stasiun Gubeng Surabaya

Kondisi kaca KA Pasundan yang pecah usai dilempar batu oknum Bonek (Foto: Tangkapan layar video amatir warga for jatimnow.com)
Kondisi kaca KA Pasundan yang pecah usai dilempar batu oknum Bonek (Foto: Tangkapan layar video amatir warga for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah pemuda diduga oknum suporter bola di Surabaya melakukan aksi pengerusakan dan penyerangan terhadap Kereta Api (KA) Pasundan 240 relasi Bandung - Surabaya pada Kamis (30/5/2024) malam.

Akibat kejadian itu, 2 orang mengalami luka dan sejumlah kaca gerbong kereta pecah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Informasi yang dihimpun, aksi pelemparan itu terjadi saat KA Pasundan melintas antara Stasiun Gubeng - Stasiun Surabaya Kota, Jalan Ambengan pada Kamis malam sekira pukul 23.54 WIB.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat sejumlah pemuda yang diduga oknum Bonek (suporter bola) itu melakukan pelemparan batu ke arah KA Pasundan yang tengah melintas pelan di perlintasan kereta Jalan Ambengan.

Tak puas melempari kereta, para pemuda ini lantas menggeruduk Stasiun Gubeng sambil mengumpat dan memaki penumpang kereta yang diduga terdapat rombongan suporter bola dari Bandung. Petugas keamanan pun nampak melakukan penjagaan ketat dan berusaha meredam emosi massa.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika KA Pasundan melintas di JPL 5 Km 3+7/8 antara Stasiun Gubeng-Stasiun Surabaya Kota di Jalan Ambengan, Surabaya, Jawa Timur pada Kamis ((30/5/2024) pukul 23.54 WIB.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Akibat kejadian ini, tujuh kaca pecah di kereta ekonomi KA Pasundan," ujar Lukman, Jumat (31/5/2024).

Selain merusak kaca kereta, penyerangan itu juga melukai 2 penumpang KA Pasundan hingga harus mendapatkan penanganan.

"2 Penumpang luka ringan dan sudah diobati saat itu juga. Luka di pipi dan pergelangan tangan," tambah Lukman.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Atas kejadian ini, KAI Daop 8 Surabaya akan berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk segera menangkap para pelaku.

KAI Daop 8 Surabaya juga mengecam atas tindakan vandalisme yang dilakukan oleh oknum tersebut. Ke depan untuk mengantisipasi kejadian terulang, Daop 8 akan meningkatkan penjagaan di stasiun maupun jalur KA dengan melibatkan kewilayahan TNI dan Polri, dan peran masyarakat.

“Serta akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan vandalisme terhadap kereta api,” pungkas Luqman.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.