Senin, 15 Jun 2026 18:14 WIB

Warga Ponorogo Sambat LPG 3 Kg Langka, Ini Penjelasan Pertamina

Ilustrasi. Pengiriman LPG 3 Kg di Ponorogo. (Foto: dok. jatimnow.com)
Ilustrasi. Pengiriman LPG 3 Kg di Ponorogo. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Pertamina menanggapi kesulitan warga Ponorogo untuk mendapatkan LPG 3 Kg. Pertamina menyatakan bahwa kuota tabung melon itu di Ponorogo tidak berkurang. Dipastikan barang subsidi tersebut tetap dikirim sesuai kebutuhan.

"Suplai masih terjaga meskipun satu SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji) ditutup karena izin belum diperpanjang," ungkap Head Section Communication Relation Pertamina Jatim Balinus, Taufik Kurniawan, Rabu (29/5/2024).

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Naik Signifikan

Taufik memgaku bahwa stok di pangkalan di Ponorogo masih dalam kategori aman. Dari data yang ada menyebutkan bahwa setiap pangkalan memiliki stok minimal 50 tabung gas LPG 3 Kg.

“Stok pangkalan minimal 50 tabung. Satu desa ada 2 pangkalan,” kata Taufik.

Dia mengkalaim bahwa satu SPBE yang tersisa di Bumi Reog masih dapat memenuhi kebutuhan harian. Sehingga tidak ada korelasi antara SPBE tutup.

“Rata-rata konsumsi harian 28.583 tabung masih dapat terpenuhi. SPBE yang ada ini bisa menampung limpahan agen yang seharusnya digarap SPBE yang tutup,” paparnya.

Taufik juga membantah adanya keterlambatan pengiriman. Pertamina sudah mengingatkan manajemen SPBE yang tutup untuk segera mengurus perpanjangan izin.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Namun ternyata tidak kunjung diurus. Kami sudah punya skema untuk memenuhi kebutuhan LPG 3 Kg walaupun hanya dengan satu SPBE,” urainya.

Taufik menduga kelangkaan di sebagian wilayah terjadi di tingkat toko non-resmi atau tingkat pengecer. Tabung gas melon yang dijual di toko kelontong bukan lagi tanggung jawab Pertamina.

“Karena kalau di warung tidak bisa menjamin stoknya. Harga juga tidak sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi),” jelasnya.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

Dia berharap masyarakat lebih memilih membeli gas di tingkat pangkalan dan agen resmi ketimbang di warung.

“Suplai kami pastikan terjaga, bahkan saat libur pun tetap kami kirim,” tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.