Rabu, 24 Jun 2026 04:34 WIB

Rumah di Sidoarjo Dibobol Maling, Uang Biaya Haji dan Emas Ratusan Juta Raib

Rumah Indra Budi Khusuma di Desa Wirobiting Prambon Sidoarjo yang dibobol maling. (dok. Pribadi)
Rumah Indra Budi Khusuma di Desa Wirobiting Prambon Sidoarjo yang dibobol maling. (dok. Pribadi)

jatimnow.com - Sebuah rumah di Desa Wirobiting Prambon, Sidoarjo dibobol maling. Uang biaya pelunasan haji dan emas ratusan gram raib tak tersisa.

Korban Indra Budi Khusuma mengatakan, peristiwa pembobolan tersebut terjadi, pada Rabu (22/5/2024) saat ayahnya, Moh. Yani dan ibunya, Rami tengah pergi ke pasar.

Baca Juga: Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

"Ibu sama ayah ke pasar, berangkat jam 03.00 WIB, pulang habis subuh, jam 05.00 WIB, pintu rumah sudah tercongkel semua," kata Indra saat dikonfirmasi Senin (27/5/2024).

Termasuk pintu kamar yang juga sudah dalam kondisi terbuka dengan bekas congkelan. Ketika dicek, uang yang disimpan di dalam lemari dan emas senilai ratusan juta hilang tak tersisa.

"Barang yang hilang uang sekitar Rp55,5 juta dan perhiasan ada 10, berat total 100 gram lebih, itu delapan gelang, dua cincin, emas antam 50 gram, dan lantakan 13 gram. Total 200 juta lebih, ditambah uang tunaiya," jelasnya.

Lebih lanjut, uang yang dibawa pelaku merupakan tabungan untuk melunasi haji kedua orangtuanya yang berencana berangkat di tahun 2025, mendatang.

"Insya Allah untuk tahun depan saya ngasih uang orang tua saya untuk pelusanan haji. Insya allah berangkat tahun depan," ujarnya.

Baca Juga: APL Resmikan PLTS Atap di Sidoarjo, Pangkas Emisi 264 Ton per Tahun

Indra kemudian langsung melaporkan peristiwa pembobolan itu ke Polsek Prambon. Namun, dia disebut kekurangan alat bukti lantaran tak ada rekaman CCTV.

"Paginya saya langsung ke Polsek Prambon, setelah laporan ada tiga polisi datang, bilang kalau enggak ada CCTV ya sulit, enggak bisa diselidiki ini," ucapnya. 

"Memang enggak ada CCTV sayangnya, cuman rumah kami padat penduduk, terus samping, depan, belakang rumahnya itu berdempetan dan masih keluarga besar," imbuhnya.

Baca Juga: Pegawai Honorer Kota Probolinggo Nekat Curi Traktor di Gudang DKP3

Indra berharap, polisi bisa segera menangkap pelaku pembobolan rumahnya. Sebab, dia takut peristiwa itu kembali terjadi dan membahayakan orangtuanya.

Sementara itu, Kapolsek Prambon, AKP Muhammad Zainuddin saat dikonfirmasi mengatakan laporan pembobolan rumah telah diterima dan pihaknya tengah melakukan proses penyelidikan.

"Masih diperiksa utamanya korban, belum saksi-saksi. Dan rekan-rekan (anggota Polsek Prambon) sampai saat ini masih proses lidik," tutup Zainuddin.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.