Sabtu, 20 Jun 2026 15:41 WIB

Pasutri di Probolinggo Dibegal saat Pulang Kulak Tempe, Korban Dikalungi Celurit

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Senin, 27 Mei 2024 12:07 WIB
Korban pembegalan di Kecamatan Maron saat dirawat di RS dr Saleh. (Foto: Polsek Maron for jatimnow.com)
Korban pembegalan di Kecamatan Maron saat dirawat di RS dr Saleh. (Foto: Polsek Maron for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasangan suami istri (pasutri) asal Pikatan, Gending, Kabupaten Probolinggo menjadi korban pembegalan saat pulang dari kulakan.

Kapolsek Maron AKP Agus Supriyanto mengatakan, aksi pembegalan tersebut terjadi pada Minggu (26/5/2024) malam, sekitar pukul 21.23 WIB.

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kejadian tersebut bermula saat Maskur Amirullah (35) bersama istrinya Pujiani Marwati (23) pulang dari kulakan tempe di Desa Kedungsari, Maron, Kabupaten Probolinggo.

Saat melewati jalan di Desa Pengalangan, Maron, Korban dicegat seseorang dengan membawa celurit yang berniat untuk merampas sepeda motor yang dibawa.

"Korban diadang oleh pelaku yang membawa celurit. Korban berhenti dan mematikan mesin. Kemudian terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku," kata AKP Agus Supriyanto, Senin (27/5/2024).

Agus melanjutkan, saat itu korban meminta istrinya membawa sepeda motor yang ia kendarai untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Baca Juga: Pencurian Motor Milik Juragan Kambing di Probolinggo Terekam CCTV

"Setelah dilihat korban sudah dalam keadaan terluka dengan luka bacok pada pinggang bagian kiri tembus perut," ungkapnya.

Agus menuturkan, pelaku berhasil mengambil tas milik korban yang berisi dompet dengan uang Rp300 ribu dan juga satu buah handphone.

Pelaku yang terluka parah selanjutnya dibawa ke RS dr Saleh Kota Probolinggo. Namun nahas, korban meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

"Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Unit Reskrim untuk ungkap kasus," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.