Selasa, 16 Jun 2026 19:18 WIB

Meriahnya Surabaya Vaganza, Wali Kota Eri Paparkan Maknanya

Salah satu peserta pawai Surabaya Vaganza. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Salah satu peserta pawai Surabaya Vaganza. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Semarak peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke-731, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pawai budaya dan mobil hias atau disebut Surabaya Vaganza 2024.

Kegiatan yang bertajuk 'The Chronicle of Surabaya' atau perjalanan Surabaya dari masa ke masa ini, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak melupakan sejarah, selain itu kegiatan ini diharapkan mampu menambah daya tarik wisata di kota Pahlawan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyatakan, tema Surabaya Vaganza adalah chronicle of Surabaya atau perjalanan Surabaya dari masa ke masa. Melalui tema ini, Eri mengajak warga Surabaya untuk sejarah berdirinya Kota Pahlawan, mulai dari zaman kerajaan, zaman kolonial hingga saat ini.

"Wong Suroboyo gak tau lali karo sejarahe, wong Suroboyo kudu eling, yaopo perjuangan e ngedekno mempertahano Kota Surabaya, (orang Surabaya tidak pernah lupa dengan sejarahnya. Orang Surabaya harus ingat, bagaimana berdirinya dan mempertahankan Kota Surabaya), " ujar Eri saat membuka Surabaya Vaganza 2024 di depan Tugu Pahlawan pada Minggu (26/5/2024).

Eri juga mengajak warga Surabaya untuk tetap bersatu, guyub rukun dan selalu menjunjung tinggi semangat gotong royong.

"Diduduh no bahwa wong Suroboyo keras, dudu atine tapi keras prinsipe keras lakune. Tapi lembut ati ne kui wong Suroboyo, (kita tunjukkan bahwa warga Surabaya keras. Bukan keras hatinya. Tapi, keras prinsipnya dan pekerja keras. Namun, tetap lembut hatinya, itulah warga Surabaya)," sambungnya.

Pawai Surabaya Vaganza. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)Pawai Surabaya Vaganza. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Di akhir Eri berharap, melalui kegiatan Surabaya Vaganza ini semakin memperkuat persatuan warga Surabaya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat untuk mensukseskan kegiatan ini.

"Semoga Surabaya Vaganza ini dapat mempersatukan warga Surabaya. Saya yakin warga Surabaya mampu menjaga persatuan, warga Surabaya guyub rukun, warga Surabaya saling menghormati satu sama lain," tambahnya.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hari ini mensukseskan Surabaya Vaganza. Semoga persaudaraan ini terus terjalin hingga hari akhir. Bahwa hari ini adalah saksi, bagaimana kekuatan Surabaya dibangun dari kekuatan rakyat, bukan dibangun dari kekuatan kekuasaan, bukan dibangun dari kekuatan jabatan tapi kekuatan persaudaraan dan gotongroyong," tutupnya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Terlihat masyarakat Surabaya berbondong-bondong memadati area sepanjang rute jalannya pawai budaya dan kendaraan hias Surabaya Vaganza 2024. Pawai ini mengambil rute yang di mulai dari Tugu Pahlawan dan berakhir di Alun-alun Surabaya.

Deretan kendaraan hias berbagai perwakilan dari berbagai perusahaan dan instansi nampak begitu apik di hias dengan ornamen bunga dan pernak-pernik.

Selain itu, nampak pula sederet iring-iringan penampilan dari komunitas masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, lengkap dengan baju adat dan musik tradisionalnya. Seperti komunitas masyarakat dayak Kalimantan, komunitas masyarakat Tionghoa, komunitas masyarakat dari nusa Tenggara, komunitas masyarakat Minang Sumatra dan masih banyak lainnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.