Minggu, 21 Jun 2026 11:24 WIB

2 Tokoh Bojonegoro Santer Disebut Ramaikan Pilbup, Salah satunya Adik Mensesneg

Setyo Wahono. (Foto: Misbahil munir/jatimnow.com)
Setyo Wahono. (Foto: Misbahil munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sosok Setyo Wahono, adik Mensesneg Pratikno, dan Mayjen (Purn) Wardiyono belakangan santer diperbincangkan sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Bojonegoro pada gelaran Pilkada serentak 2024 mendatang.

2 figur putra daerah ini disebut bakal meramaikan Pilbup Bojonegoro sebagai poros baru alternatif dari 2 calon perempuan yakni Nurul Azizah dan petahana Anna Mu'awanah.

Baca Juga: KPU dan PFI Surabaya Resmikan Pameran Foto dan Karikatur Pilkada Serentak 2024

Bagi warga Bojonegoro, Setyo Wahono dan Wardiyono bukanlah figur asing. Mereka adalah putra daerah yang sukses meniti karir dan menduduki jabatan strategis.

Sebagaimana diketahui Setyo Wahono sudah akrab berkecimpung di dunia pemberdayaan masyarakat, sedangkan Wardiyono merupakan sosok tegas purnawirawan TNI Angkatan Darat. 2 Sosok ini dielu-elukan bakal menjadi pasangan kuda hitam yang tangguh dalam gelaran Pilkada 2024 mendatang.

Menanggapi hal itu, Mayjen (Purn) Wardiyono nampak santai dan enggan berkomentar banyak perihal namanya yang kini santer diperbincangkan sebagai bakal calon wakil bupati Bojonegoro.

"Masak sih nama saya disebut-sebut?" kaget Wardiyono saat dikonfirmasi awak media, Kamis (23/5/2024).

Namun Wardiyono tidak menampik bahwa ada komunikasi dengan sejumlah pihak yang mendorong untuk maju sebagai bakal calon bupati Bojonegoro.

"Saya belum persiapan apa-apa, mas. Kalau komunikasi-komunikasi memang sudah. Ya, sebatas komunikasi saja. Tidak lebih dari itu," ungkapnya.

Bagi Wardiyono, jiwa raganya sudah diserahkan untuk mengabdikan diri untuk bangsa dan negara. Menurutnya, jabatan bupati atau wakil bupati merupakan sebuah kepercayaan dan amanah yang luar biasa dari masyarakat.

"Jangankan untuk jabatan bupati dan wakil Bupati, ibaratnya diminta jadi pesuruh warga saja, tidak masalah. Prinsipnya, pejabat publik adalah pelayan masyarakat," kata Mas Biyon, sapaan karibnya.

Baca Juga: Ini Program Prioritas 100 Hari Pasangan Bupati Tulungagung Terpilih

Sementara itu, disinggung apakah sudah ada komunikasi dengan Setyo Wahono? Wardiyono mengaku hanya sebatas komunikasi biasa berikut dengan sejumlah pihak lainnya.

"Kita masih cair menghadapi Pilkada Bojonegoro. Sebagai putra daerah, saya tentu mengamati dinamika yang terjadi belakangan ini," tutupnya.

Terpisah, Setyo Wahono nampak tenang ketika namanya disebut sebagai calon potensial untuk maju sebagai calon Bupati Bojonegoro.

"Kita tunggu dan melihat perkembangan. Banyak pihak yang menginginkan saya maju, tapi saya belum mengambil keputusan apapun," terang Wahono.

Wahono tidak menampik bahwa banyak warga bahkan relawan yang menginginkan agar dirinya mencalonkan diri dalam kontestasi pilkada mendatang. Namun, hingga saat ini dia belum mengambil sikap.

Baca Juga: Daftar 22 Pasangan Kepala Daerah di Jatim yang Dilantik 6 Februari 2025

"Belum lah (belum ada keputusan). Kalau ada yang pasang spanduk, banner, dan alat peraga lainnya, itu inisiatif dari masyarakat dan para relawan, dan saya tidak bisa melarang," singkatnya.

Seperti diberitakan, saat ini sedang berkembang terjadi dua kutub yang saling berhadapan, yakni Anna Mu'awanah, mantan Bupati Bojonegoro dengan Nurul Azizah, Sekda Bojonegoro. Nurul sudah memastikan menggandeng Nafik Sahal, anggota Fraksi PKB DPRD Bojonegoro. Bahkan, keduanya juga sudah mendaftar melalui jalur independen.

Sementara itu, Anna Mu'awanah, mantan Bupati Bojonegoro periode 2018-2023 hingga kini belum menentukan sikap akan menggandeng siapa dalam Pilkada Bojonegoro November mendatang.

Anna masih terlihat adem ayem, apalagi dalam Pileg 2024 yang lalu, Anna terpilih menjadi anggota DPR RI melalui dapil IX Jawa Timur yang meliputi Kabupaten Bojonegoro-Tuban melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.