Kamis, 18 Jun 2026 15:30 WIB

Melihat Tradisi Pladu di Sungai Brantas, Warga Kediri Panen Ikan Mabuk

  • Penulis :
  • | Selasa, 21 Mei 2024 14:20 WIB
Tradisi pladi di Sungai Brantas Kediri. (Foto: Almer for jatimnow.com)
Tradisi pladi di Sungai Brantas Kediri. (Foto: Almer for jatimnow.com)

jatimnow.com – Selama empat hari ke depan warga di sepanjang aliran Sungai Brantas Kediri, bakal panen ikan mabuk. Tradisi ini disebut pladu.

Mulai hari ini, terlihat warga berbondong-bondong untuk mencari ikan di Sungai Brantas yang kondisinya mabuk akibat digelontornya air bendungan Wlingi dan Serut, di Blitar.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Seperti yang terlihat di aliran Sungai Brantas Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa (21/5/2024). Puluhan warga tumpah ruah untuk berburu ikan, ada nila, lele dan lainnya.

“Ini memang tradisi setiap tahun, kalau flushing atau pladu pasti cari ini tadi dapat dua karung ada ikan nila ada lele,” kata Wawan, warga Petok Mojo.

Flushing atau pladu yang dilakukan oleh Perum Jasa Tirta 1, memang membawa berkah tersendiri bagi warga Blitar hingga Kediri. Penggelontoran air bendungan, membuat ikan-ikan yang selama ini tinggal di sana ikut terbawa arus sungai.

Derasnya debit air saat dilakukan flushing, membuat ikan-ikan tersebut mabuk. Hal itulah yang dimanfaatkan warga untuk mencari ikan sebanyak-banyaknya dengan menggunakan jala. Mereka dapat dengan mudah menjaring ikan yang melintas.

Meski membahayakan, namun warga tetap saja nekat. Bagi warga mencari ikan mabuk saat pladu ini sudah menjadi tradisi setiap tahunnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Ya dibuat lauk makan dan juga dijual, lumayan buat tambah-tambah. Kalau dibuat lauk kan juga lumayan bisa menghemat biaya,” imbuhnya.

Kapolsek Mojo AKP Andreas Andang Wastiyono, mengatakan telah mengantisipasi dengan memberikan imbauan pada warga yang mencari ikan mabuk untuk berhati hati.

Seperti tahun sebelumnya di daerah lain ada warga yang hanyut terbawa aliran Sungai Brantas saat mencari ikan mabuk.

“Pengalaman sebelumnya, maka dari itu kami dari Polsek Mojo Polres Kediri Kota mengimbau untuk berhati-hati dan menjaga keselamatan diri saat mencari ikan,” terang Kapolsek Mojo.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Sementara itu di bagian Kota Kediri, Pemerintah Kota Kediri juga bersiaga 24 jam. Dalam hal ini, BPBD Kota Kediri bekerjasama dengan Tepbek Kediri melakukan pengamanan dengan menyiagakan personil dan 2 perahu LCR.

Tim gabungan yang berjumlah 18 orang tersebut secara bergantian akan melakukan pengamanan dengan menyisir Sungai Brantas mulai dari sisi Taman Brantas hingga batas Kota Kediri yang dilakukan mulai Senin sore (20/5/2024).

"Berdasarkan informasi dari PT Jasa Tirta bahwa tanggal 20 sampai dengan 24 Mei 2024 akan dilakukan pladu. Untuk itu, Pemerintah Kota kediri melakukan kesiapsiagaan bersama personel dari Tepbek Kediri untuk siaga selama 24 jam guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," jelas Indun Munawaroh, Kalaksa BPBD Kota Kediri.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.