Kamis, 18 Jun 2026 01:30 WIB

Mensos Janji Kembangkan Kemandirian Perekonomian Pondok Pesantren

Mensos RI Agus Gumiwang Kartasasmita tengah menghadiri Haul KH Sholeh Nahrawi Pengasuh pondok pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, Sabtu (13/9/2018)
Mensos RI Agus Gumiwang Kartasasmita tengah menghadiri Haul KH Sholeh Nahrawi Pengasuh pondok pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, Sabtu (13/9/2018)

jatimnow.com - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku akan mengembangkan kemandirian perekonomian Pondok Pesantren (Ponpes).

Sebab, pondok pesantren itu memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa ini.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Adapun beberapa upaya yang akan dilakukan dalam pengembangan ekonomi mandiri pondok pesantren itu dengan memberikan bantuan modal usaha serta mendukung adanya program enterpreneur santri.

"Tidak bisa diragukan lagi pondok pesantren memiliki sumbangsih besar terhadap bangsa ini mulai zaman penjajahan hingga saat ini," kata Mensos saat menghadiri acara Haul KH Sholeh Nahrawi salah satu pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kabupaten Probolinggo, Sabtu (15/9/2018).

Selain itu, kehidupan pondok pesantren dan masyarakatnya terus berpegang teguh nasionalisme serta memilikj kontribusi besar dalam pembangunan nasional.

"Sehingga pondok pesantren sangat perlu untuk dilakukan upaya pengembangan terutama mengenai Kemandirian ekonominya," jelasnya.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Kunjungan dalam acara tersebut, Mensos RI Agus Gumiwang Kartasasmita merupakan perwakilan dari Presiden Joko Widodo.

Selain Mensos, pertemuan itu juga dihadiri oleh sejumlah tokoh politik seperti La Nyalla Mattalitti, Muhammad Misbakhun DPR RI dan juga berapa tokoh ulama.

 

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.